Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI X DPR RI menyatakan akan memanggil Ketua Umum PSSI, Erick Thohir untuk menjelaskan alasan yang jelas soal pemecatan Shin Tae-yong dari pelatih Timnas Indonesia.
Wakil Ketua Komisi X Lalu Hadrian Irfan mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil mitra, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga yang menaungi PSSI. Hal tersebut dilakukan buntut pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia.
"Sedang mencoba untuk meminta izin dari pimpinan DPR RI agar kami bisa memanggil atau mengundang PSSI melalui Menpora. Karena mitra kami Menpora, dan PSSI di bawah Menpora," kata Lalu kepada Media Indonesia, Selasa (7/1).
Lalu mengatakan bahwa pemanggilan itu dilakukan agar PSSI bisa menjelaskan kepada masyarakat Indonesia apa alasan yang paling mendasar pemecatan Shin. Sebab sampai saat ini, masyarakat dinilai belum menerima penjelasan yang memuaskan.
"Kira-kira begitu, masyarakat belum move-on. Supaya masyarakat segera move-on, saya berharap agar PSSI bisa menjelaskan detail dan memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa pelatih pengganti Shin Tae-yong ini jauh lebih bagus, itu aja," kata Lalu.
Selain itu, Lalu juga akan menanyakan lebih jauh kepada PSSI soal permohonan naturalisasi pemain untuk membela Timnas Indonesia. Ia mengaku bahwa pihaknya telah menerima surat permohonan dari PSSI untuk proses naturalisasi pemain.
"Kami akan bicara rencana strategis, baik itu jangka pendek PSSI karena tahun inikan akan mengikuti beberapa pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026," kata Lalu.
"Kemudian disitu juga kami akan membahas naturalisasi, sebab PSSI beberapa musim lalu PSSI berkirim surat akan menaturalisasi beberapa pemain," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, PSSI resmi memecat Shin Tae-yong dari jabatannya sebagai pelatih timnas Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Jakarta, Senin (6/1).
"Tentu kita mengucapkan terima kasih kepada kinerja coach Shin selama ini, hubungan saya sangat baik, dan kita lakukan yang terbaik untuk program-program yang dikehendaki," ujar Erick. (Ndf/M-3)
Ulsan HD FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong setelah hanya dua bulan menjabat sebagai pelatih.
Klub asal Korea Selatan, Ulsan HD FC, secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong, yang baru dua bulan menjabat sebagai pelatih.
SETELAH lima hari diumumkan tak lagi menjabat pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) akhirnya buka suara. Ini untuk kali pertama STY mengucapkan perpisahan.
KETUA Umum PSSI Erick Thohir menyebut bahwa pergantian pelatih Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert dilakukan agar Timnas Indonesia dapat lebih baik
STY tak bisa lagi maju. Tepat atau tidak keputusan PSSI itu, waktu yang akan menjawab. Maret menjadi taruhan bagi pelatih baru dari Belanda. Apakah saranghaeyo bisa berganti ik houd van jou?
ANGGOTA Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengatakan PSSI membayar kompensasi pemecatan pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved