Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN pertandingan laga Bahrain vs Indonesia Ahmed Al Kaf menjadi sosok paling dibicarakan saat ini. Tidak mengherankan karena wasit tersebut dinilai merugikan Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Kamis (10/10) WIB itu.
Apa paling disoroti ialah soal Al Kaf yang tidak menghentikan pertandingan ketika sudah melewati waktu tambahan. Alhasil, Bahrain mendapat kesempatan untuk mencetak gol penyeimbang yang membuat Indonesia gagal mendapat 3 poin.
Sejumlah selebritas menunjukkan kegeramannya terhadap Al Kaf dan salah satunya ialah Jerome Polin. Dalam video yang diunggahnya di Instagram, Jerome mengaku dirinya adalah seorang guru matematika. Kemudian dia mengatakan bahwa dirinya akan mengajari cara menghitung 90+6.
Baca juga : PSSI akan Surati FIFA Terkait Kepemimpinan Wasit Ahmed Al Kaf
"Halo Pak Wasit, nama aku Jerome Polin, guru matematika dari Indonesia. Jadi aku mau ngajarin 90+6 ya Pak," kata Jerome.
Apa yang dihitung Jerome adalah waktu pertandingan dalam laga antara Bahrain dan Indonesia. Angka 6 adalah tambahan menit dan 90 merupakan menit normal untuk dua babak. Al Kaf dianggap tidak taat dengan tambahan waktu 6 menit yang sudah ditentukan.
Jerome menunjukkan 3 cara untuk menghitung hasil penambahan dari 90+6. Dia juga mengingatkan agar Al Kaf tidak sampai salah hitung agar mendapat hasil yang benar. (Z-6)
Enzo Maresca menegaskan dirinya tidak mempersoalkan kartu merah pemain Chelsea Moises Caicedo, tetapi ia menyoroti inkonsistensi wasit.
PELATIH Persija Jakarta Mauricio Souza angkat bicara soal tudingan bahwa wasit dalam pertandingan Persija Jakarta vs Persik berat sebelah. Tudingan tersebut dilayangkan dari kubu Persik
PSSI berharap wasit laga Indonesia vs Arab Saudi bersikap netral dan adil demi menjaga sportivitas serta kualitas pertandingan.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Arab Saudi pada Rabu (9/10) dan Irak pada Minggu (12/10).
PSSI memprotes penunjukkan wasit Ahmed Al-Ali karena berasal dari kawasan yang sama dengan Arab Saudi, yaitu Timur Tengah, sehingga ditakutkan memengaruhi objektivitas pertandingan.
Erick Thohir menilai wasit yang ditunjuk berasal dari Kuwait dikhawatirkan tidak netral.
Mathew Baker mengaku bahagia karena gol tersebut datang setelah persiapan intensif yang dijalani timnas U-17 Indonesia selama beberapa minggu.
Manajer Timnas Indonesia, Sumardji sudah mengirimkan surat dan diterima match commisioner pada tanggal 10 Oktober pukul 22.04 waktu setempat.
Jokowi mengaku heran mengingat wasit tidak juga meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
CNA menilai wasit tidak menyelesaikan pertandingan sesuai dengan waktu tambahan yang diberikan, dengan molor hingga tiga menit dari yang seharusnya.
STRIKER tim nasional Indonesia, Malik Risaldi, mengalami pecah pelipis hingga berdarah akibat berbenturan kepala dengan bek Bahrain, Waleed Alhayam.
PENGAMAT sepak bola Justinus Lhaksana atau akrab disapa Coach Justin memaparkan alasan kemenangan Indonesia dirampok dari markas Bahrain
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved