Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS memecat pelatih Aliou Cisse, yang membawa tim asal Afrika itu menjuarai Piala Afrika 2022 dan lolos ke dua turnamen Piala Dunia.
Menurut asosiasi sepak bola Senegal (FSF), inisiatif pemecatan itu datang dari menteri olahraga Senegal Khady Diene Gaye, yang mengatakan
pemerintah meminta federasi sepak bola tidak memperbarui kontrak Cisse.
Mantan kapten timnas dan pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu melatih Senegal sejak 2015 dan membawa negara itu menjuarai Piala Afrika untuk pertama kalinya dua tahun silam.
Baca juga : Senegal Gagal Pertahankan Gelar Piala Afrika, Aliou Cisse Kecewa Berat
Senegal juga mencapai 16 besar Piala Dunia 2022 tetapi tersingkir pada fase yang sama di Piala Afrika tahun ini. Mereka disingkirkan oleh tuan rumah sekaligus tim yang kemudian menjadi juara, Pantai Gading.
FSF mengatakan pelatih sementara akan ditunjuk untuk menggantikan Cisse di dua pertandingan kualifikasi Piala Afrika 2025, melawan Malawi, bulan ini.
Bersama Burkina Faso, Senegal memiliki koleksi poin yang sama, yakni empat poin dari dua pertandingan grup. Selain Senegal dan Burkina Faso, grup itu juga dihuni Burundi.
Mereka juga tidak terkalahkan di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika, tetapi tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen grup timnas Sudan setelah memainkan empat pertandingan. (Ant/Z-1)
PELATIH timnas Senegal Aliou Cisse merasa sangat terpukul setelah gagal membawa timnya mempertahankan trofi Piala Afrika.
Presiden Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) Augustin Senghort mengatakan Cisse mengalami infeksi lambung pada Kamis (18/1) yang menyebabkan dirinya merasa lemas.
"Kami berhadapan dengan tim Inggris yang amat bagus dan kami melihat itu dari permainan mereka, kekuatan fisik mereka. Kami tidak sebagus yang kami harapkan."
ALIOU Cisse akan menangani timnas Senegal dalam gelaran Piala Dunia 2022, setelah mengantar klub berjuluk Singa Teranga itu meraih juara Piala Afrika 2021.
Gelar Piala Afrika ini merupakan gelar pertama bagi Senegal dan memicu pesta besar di negara Afrika Barat itu pada Minggu (6/2) malam waktu setempat.
Senegal kemudian memastikan gelar juara lewat gol Pape Gueye pada babak tambahan waktu yang membungkam suporter Maroko di Stadion Prince Moulay Abdellah.
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
PENCETAK gol kemenangan Senegal di final Piala Afrika (Afcon) 2026, Pape Gueye, mengungkapkan rasa ketidakadilan justru menjadi pemicu semangat timnya hingga mampu merebut gelar juara.
Kekecewaan mendalam menyelimuti pendukung Maroko usai tim nasional mereka gagal meraih gelar Piala Afrika. Dalam laga final yang berlangsung dramatis hingga perpanjangan waktu.
Final Piala Afrika (AFCON) diwarnai aksi mogok pemain Senegal akibat penalti kontroversial Maroko di masa injury time.
Senegal resmi menjadi juara Piala Afrika (AFCON) setelah mengalahkan Maroko 1-0. Laga diwarnai aksi mogok pemain dan kegagalan penalti kontroversial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved