Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas U-23 Indonesia Shin Tae-yong mengecam kepemimpinan wasit Nasrullo Kabirov, saat Indonesia takluk 0-2 dari tuan rumah Qatar di laga Grup A Piala Asia U-23 di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, Senin (15/4).
Kedua gol Qatar di laga tersebut tercipta dari situasi bola mati, yakni melalui eksekusi penalti Khaled Ali Binsabaa pada menit ke-44, dan tendangan bebas Ahmed Alrawi pada menit ke-54.
"Para pemain sudah berusaha menampilkan permainan yang terbaik, apalagi kita kalah jumlah pemain dan tidak mudah menyerah. Tetapi, banyak keputusan wasit di sepanjang pertandingan, kalau kalian melihatnya, itu bukan pertandingan sepak bola, ini sebuah pertunjukan komedi dan sangat berlebihan," kecam Shin dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Baca juga : Dua Pemain Diganjar Kartu Merah, Indonesia Menyerah dari Qatar di Laga Pembuka Piala Asia U-23
Dalam pertandingan itu, wasit mengambil sejumlah keputusan yang kurang tepat, seperti kartu kuning kedua bagi Ivar Jenner dan mengabaikan pelanggaran keras yang dilakukan para pemain Qatar.
"Saya tidak bisa berkata apa-apa tentang pemain yang kena kartu merah, saya kehabisan kata-kata. Sepak bola tidak seharusnya dimainkan seperti ini. Kartu merah pertama kami (terhadap Jenner), tidak ada kontak sama sekali. Mengapa mereka tidak memakai VAR dalam situasi seperti ini?" tanya pelatih asal Korea Selatan itu.
Shin juga menyebut keanehan lain yang dialami Garuda Muda, yakni keterlambatan ketibaan timnas di Stadion Jassim bin Hamad yang terjadi pada hari pertandingan.
"Ya kami bermain di sini, di Qatar, maka Qatar bermain sebagai tim tuan rumah. Kemarin saat kami datang ke stadion, diperlukan waktu tujuh menit. Hari ini 25 menit," tuturnya.
Timnas Indonesia masih akan memainkan dua pertandingan lagi di fase grup Piala Asia U-23 2024. Laga berikutnya bagi tim Garuda Muda adalah melawan Australia pada Kamis (18/4) dan Yordania pada Minggu (21/4). (Ant/Z-1)
Irak sudah memastikan tempat ke putaran ketiga setelah tak terkejar di posisi puncak Grup F dengan 12 poin,
EXCO PSSI Arya Sinulingga mengungkapkan kenaikan harga tiket pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk pendanaan tim nasional Indonesia.
Banyak pihak terkejut melihat pencapaian timnas Indonesia U-23 saat ini yang didukung dengan program pembinaan yang cukup baik.
Hasil riset PT Binokular Media Utama (Binokular) menyebut pemain tim U-23 Indonesia, Nathan Tjoe A-On sebagai pemain yang paling diapresiasi suporter pada Piala Asia U-23 2024.
Pengamat sepak bola Indonesia Justinus Lhaksana atau akrab disapa coach Justin memberi nasihat untuk pemain muda Indonsia Marselino Ferdinan.
Jepang menjadi juara perhelatan Piala Asia U-24 2024 Qatar usai menumbangkan Uzbekistan pada laga final yang dihelat di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Jumat (3/5) malam Waktu setempat.
Selain Indonesia dan Saint Kitts and Nevis, dua negara lain yang turut ambil bagian dalam FIFA Series di Indonesia ialah Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Kekuatan Indonesia terlihat pada skema pressing tinggi dan set-piece, yang menjadi kunci gol-gol penting di laga sebelumnya.
Hanya Indonesia wakil Asia Tenggara di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Vietnam yang pernah menembus semifinal edisi 2016 gugur di tangan Indonesia.
Pemain kelahiran Zaandam, Belanda, 9 November 2004 itu diikat kontrak berdurasi 2,5 musim oleh klub berjuluk Macan Kemayoran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved