Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KIPER Cyrus Margono yang bermain di divisi kedua Liga Yunani bersama Panathinaikos B resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah mengikuti seremoni pengambilan sumpah di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DKI Jakarta, pada hari Kamis.
Cyrus bersama ayahnya Johan Margono dan Staf Ahli Kementerian Pemuda dan Olahraga Bidang Diaspora dan Kepemudaan, Hamdan Hamedan, menjalani prosesi sumpah WNI ini.
Tidak melalui proses naturalisasi, Cyrus hanya diberikan status WNI karena sebelumnya telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia. Namun, permohonan paspornya ditolak karena status WNI-nya ter-suspend setelah melewati batas usia maksimal 21 tahun, karena ia merupakan anak dengan darah campuran dan lahir di luar negeri.
Baca juga : Jay Idzes Resmi Jadi WNI
Setelah mengambil sumpah WNI, Cyrus kini berpeluang untuk memperkuat timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong, bersama kiper-kiper top seperti Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan kiper baru, Maarten Paes, yang berasal dari Belanda.
Selain itu, ia juga memiliki kesempatan untuk bermain bersama timnas Indonesia dalam Piala Asia U-23 Qatar yang akan dimulai pada 15 April, mengingat usianya baru 22 tahun.
Cyrus, yang lahir di Mount Kisco, New York, Amerika Serikat pada 9 November 2001, memiliki darah Indonesia dari ayahnya, sementara ibunya berasal dari Iran. Saat ini, ia bermain untuk Panathinaikos B setelah pindah dari mantan klubnya, UK Wildcats di Amerika Serikat pada 30 Agustus 2021.
Di musim ini, Cyrus telah tampil dalam 17 pertandingan di semua kompetisi, dengan mencatatkan tiga clean sheets dan total 1.530 menit bermain. (Ant/Z-10)
Persija Jakarta kembali mendatangkan pemain naturalisasi pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Kali ini, Macan Kemayoran resmi merekrut kiper Cyrus Margono.
Seorang WNI terinfeksi DBD di Taiwan. Otoritas Kaohsiung langsung lakukan langkah darurat dan pelacakan epidemiologis.
PEMERINTAH Indonesia tengah menyiapkan evakuasi gelombang kedua warga negara Indonesia atau WNI dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan kepulangan 22 WNI dari Iran merupakan bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah situasi darurat internasional.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Menlu Sugiono ungkap sulitnya evakuasi WNI dari Iran akibat penutupan ruang udara. Cek jadwal kedatangan 10 WNI berikutnya pada 11 Maret 2026 di sini.
Kemlu imbau WNI tunda perjalanan ke Timur Tengah akibat eskalasi keamanan. Simak update repatriasi 22 WNI dari Iran per 10 Maret 2026 di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved