Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Real Sociedad Imanol Alguacil, Senin (4/3), mengakui dirinya mengharapkan keajaiban untuk membalikkan ketertinggalan 2-0 kala menjamu Paris Saint-Germain di laga leg kedua 16 besar Liga Champions, Rabu (6/3) dini hari WIB.
"Kami tahu laga itu akan berat. PSG merupakan salah satu kandidat untuk mencapai final Liga Champions. Namun, saya tidak pernah meragukan pemain saya dan saya siap memberikan yang terbaik," ujar Imanol dalam konferensi pers di San Sebastian.
"Hal itu pastinya tidak mudah karena PSG memiliki salah satu skuat terbaik di Liga Champions dan mereka lebih diunggulkan. Namun, kami berhasil mengimbangi mereka selama 1 jam pertama di sana."
Baca juga : Paris Saint-Germain vs Real Sociedad: Mbappe Bawa PSG Menang
"Kemenangan 2-0 PSG terjadi karena hal-hal kecil, termasuk kesalahan kami sendiri," lanjutnya.
Kylian Mbappe membawa PSG unggul menjelang menit ke-60 dan Bradley Barcola memastikan Le Parisien menang 2-0 di laga leg pertama 16 besar Liga Champions.
Real Sociedad hanya memenangi satu dari sembilan laga terakhir mereka di semua kompetisi dan hanya mencetak enam gol.
Baca juga : Takefusa Kubo Perpanjang Kontrak dengan Real Sociedad Hingga 2029
Hasil itu membuat mereka merosot ke peringkat tujuh klasemen La Liga serta tersingkir dari semifinal Copa del Rey usai kalah adu penalti dari Mallorca.
Real Sociedad, yang merupakan semifinalis Piala Eropa 1983, belum pernah memenangi laga sistem gugur di Liga Champions.
Meski begitu Alguacil optimistis timnya bisa membuat kejutan di laga melawan PSG.
"Tentu saja saya yakin kami bisa melakukannya. Namun, untuk itu, kami harus tampil apik melawan tim yang kuat," kata Alguacil.
"Mengapa tidak, jika semua berjalan lancar? Mengapa kami tidak bisa membalikan keadaan dan menghasilkan keajaiban dengan menyingkirkan PSG," pungkas pelatih berusia 52 tahun itu. (AFP/Z-1)
Imanol Alguacil mengatakan tidak memperpanjang masa baktinya bersama Real Sociedad dan musim 2024/25 akan menjadi yang terakhir.
Paris Saint-Germain mencetak sejarah dengan kemenangan terbesar atas Marseille di Parc des Princes.
Sepanjang musim ini, statistik Paul Pogba terbilang sangat minim. Ia tercatat baru tampil dalam tiga pertandingan Ligue 1 bersama Monaco dengan total waktu bermain hanya 30 menit.
Meski harus bermain dengan 10 orang di 15 menit terakhir pertandingan, PSG menunjukkan mentalitas juara untuk meraih kemenangan atas Strasbourg.
Kemenangan atas Newcastle United menjadi harga mati bagi PSG demi mengamankan posisi di zona delapan besar klasemen Liga Champions untuk lolos otomatis ke babak 16 besar.
Memasuki laga Liga Champions di kandang PSG kali ini, Newcastle United datang dengan modal kepercayaan diri yang berlipat.
Paris Saint-Germain (PSG) bersiap menjamu Newcastle United dalam laga matchday kedelapan yang krusial bagi posisi kedua tim di klasemen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved