Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN penjaga gawang Manchester City dan timnas Inggris Joe Hart menegaskan tekadnya untuk mengakhiri kiprahnya dengan apik bersama Celtic. Hal itu diungkapkan Hart saat mengumumkan dirinya akan pensiun pada akhir musim, Kamis (22/2).
Hart akan berusia 37 tahun kala kontraknya selama tiga tahun bersama klub Skotlandia itu berakhir.
Dia telah tampil 75 kali untuk timnas Inggris dan bermain sebanyak 348 kalu untuk Manchester City untuk mempersembahkan dua gelar Liga Primer Inggris.
Baca juga : Southgate Dua Kali Bujuk Kyle Walker Tidak Pensiun
Hart membantu Celtic memenangkan lima dari enam trofi di dua musim terakhir bersama Ange Postecoglou, yang kini menukangi Tottenham Hotspur.
Celtic, saat ini, tertinggal dua poin dari Rangers di klasemen Liga Skotlandia dam penjaga gawang yang bergabung dengan Celtic dari Spurs pada 2021 berjanji akan berusaha menggulingkan Rangers dari puncak klasemen.
"Secara mental, saya berada di posisi yang saya inginkan. Sejjurnya, saya telah banyak memikirkan hal ini," kata Hart.
Baca juga : Perjalanan Karir David Silva, Penyihir Kecil yang Ditempa di Valencia
"Saya sadar waktunya telah tiba. Saya kemudian datang ke pihak klub, menjelaskan posisi saya, dan mereka mengerti."
"Waktu memang tidak menunggi siapa pun dan saya tidak mau tubuh saya menyerh lebih dulu ketimbang saya. Itu merupakan salah satu alasan saya memutuskan pensiun pada akhir musim agar saya bisa mempersembahkan gelar lagi untuk Celtic," lanjutnya.
Pelatih Celtic Brendan Rodgers memuji Hart dan menyebut karier penjaga gawang itu luar biasa.
"Atas semua yang telah dia lakukan untuk sepak bola, Joe layak mendapatkan pujian dan ucapan selamat," ungkap Rodgers.
"Dia merupakan aset yang luar biasa bagi Celtic namun lebih dari itu dia adalah pribadi yang menyenangkan untuk bekerja sama," pungkasnya. (AFP/Z-1)
Mikel Arteta mengakui bahwa kedekatannya dengan Pep Guardiola kini tak lagi sama seperti saat keduanya masih bekerja sama di Manchester.
Real Madrid singkirkan Manchester City dari Liga Champions dengan agregat 5-1. Simak komentar Alvaro Arbeloa soal kartu merah Bernardo Silva dan performa Vinicius Jr.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengakui timnya belum mencapai level terbaik lagi setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Real Madrid untuk ketiga kalinya secara beruntun
Pep Guardiola memilih untuk tetap optimistis. Ia menjanjikan evaluasi mendalam demi mengembalikan kejayaan Manchester City di musim mendatang.
Petaka bagi Manchester City dimulai pada menit ke-20. Bernardo Silva diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena menahan bola dengan tangan di kotak terlarang.
Bintang kemenangan Real Madrid, Vinicius Junior, menyebut hasil krusial di Stadion Etihad ini menjadi titik balik bagi kepercayaan diri tim untuk mengarungi sisa musim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved