Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AUSTRALIA akan berhadapan dengan Korea Selatan dalam babak 8 besar Piala Asia 2023 di Stadion Al Janoub, Al Wakra, Qatar, Jumat (2/2) malam WIB.
Penyerang tim nasional Australia Mitchell Duke mengatakan, timnya harus bermain lebih baik dibanding saat mengalahkan Indonesia di babak 16 besar, jika ingin terus melaju ke babak selanjutnya.
"Kami harus melakukan lebih baik dari apa yang kami lakukan di pertandingan melawan Indonesia. Saya mengharapkan peningkatan kinerja dari kami dan saya percaya kami memiliki energi untuk kembali ke lapangan dan membuat Australia bangga dengan menang melawan Korea Selatan," kata Mitchell Duke dilansir dari laman resmi AFC.
Baca juga : Pratama Arhan : Pemain Timnas Siap Kerja Keras Melawan Australia
Penyerang dari tim J League, Matchida Zelvia tersebut mengungkapkan Socceroos telah siap jika dihadapkan dengan situasi pertandingan hingga memasuki babak perpanjangan waktu atau hingga adu penalti.
"Kami memiliki beberapa hari istirahat dan melawan Republik Korea, itu akan menjadi pendekatan yang berbeda. Saya siap untuk pergi apakah itu selama 90 menit atau 120 menit," ujar penyerang berusia 31 tahun itu.
Duke menilai pertandingan nanti Korea Selatan akan menyajikan permainan terbuka dengan mengandalkan kecepatan dari setiap kemampuan individu pemain.
Baca juga : Meski Peluang Menang Kecil, Shin Tae-yong Pastikan Timnas Siap Repotkan Australia
Ia menegaskan timnya siap dengan skema permainan tersebut karena akan ada lebih banyak ruang yang kosong sehingga momentum tersebut diharapkan olehnya dapat dimanfaatkan Sorceroos.
"Akan ada lebih banyak ruang dan mungkin lebih saling serang. Mudah-mudahan, itu akan lebih cocok untuk kita. Kami tahu ketika kami melakukan yang terbaik, tidak ada yang bisa menghentikan kami," urai mantan pemain A;-Taawoun. (Ant/Z-5)
Baca juga : TImnas Indonesia Belajar dari Kesalahan untuk Hadapi Australia di Piala Asia 2023
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol divonis penjara seumur hidup. Ia terbukti mendalangi pemberontakan melalui upaya darurat militer pada Desember 2024 lalu.
Bank Woori Saudara hadirkan WBK Pre-Registration Service untuk mempermudah WNI membuka rekening dan mengakses layanan perbankan di Korea Selatan.
BANDUNG International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, yang merupakan ajang B2B terbesar di Jawa Barat.
Dua atlet ski lintas alam Korea Selatan didiskualifikasi dari Olimpiade Milan-Cortina setelah peralatan mereka terdeteksi mengandung zat fluor terlarang.
Meski kalah lawan Uzbekistan, Wapres Ma'ruf Amin puji permainan timnas
Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo mengapresiasi prestasi Timnas Indonesia U23 di ajang AFC U23 Qatar 2024.
Mengincar kemenangan, pelatih Indonesia Shin Tae-yong menurunkan susunan pemain terbaiknya melawan Uzbekistan.
Uzbekistan mengamankan tempat ke semifinal usai menang 2-0 atas Arab Saudi pada perempat final yang di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Jumat (26/4) malam.
Garuda Muda berhasil menaklukan salah satu raksasa Asia yakni Australia dengan skor tipis 1-0.
HASIL buruk di Piala Asia 2023 membuat asosiasi sepak bola Tiongkok (CFA) memecat pelatih Aleksandar Jankovic. Kini Wu Lei cs akan dilatih oleh Branko Ivankovic
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved