Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA kembali menelan kekalahan pada laga uji coba kedua untuk persiapan Piala Asia melawan Libia di Titanic Mardan Stadium, Antalya, Turki Jumat (5/1/). Meski kalah tipis 1-2, skuad Garuda kali ini lebih positif.
Tim Merah Putih bermain dengan intensitas yang lebih ngotot ketimbang laga sebelumnya. Pada pertandingan melawan Iran di Qatar pada Selasa (9/1) pekan depan yang menjadi uji coba terakhir, pematangan komposisi pemain dan taktik perlu dioptimalkan.
"Memang selama di Turki kita sudah latihan fisik tanpa bisa latihan taktik. Satu hari sebelum pertandingan kita baru bisa latihan taktik. Memang ini juga untuk antisipasi melawan Irak (laga perdana Piala Asia) saya menggunakan formasinya. Semua (pemain) bekerja keras). Di luar skor, saya puas dengan performa pemain," kata pelatih Shin Tae-yong.
Baca juga: Kembali Kalah dari Libia, Timas Mesti Optimalkan Uji Coba Terakhir Kontra Iran
"Pastinya kita ingin mendapat kemenangan di setiap pertandingan walau (masih) kurang tapi sudah berkembang lebih baik prosesnya. Jadi para fans jangan buru-buru (menilai) dan sedikit lebih sabar dengan perkembangan kita yang lebih membaik," imbuh pelatih asal Korea Selatan itu.
Skuad Garuda sempat membuka skor lebih dulu. Pelatih Shin Tae-yong mencoba starter di lini tengah dengan komposisi Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Marselino Ferdinan.
Hubner yang biasa bermain di lini belakang didorong ke tengah sedangkan pertahanan diperkuat Elkan Baggot yang sudah bergabung dengan tim. Posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Ernando Ari.
Baca juga: Pemain Timnas: Hentikan Membandingkan Pemain Lokal dan Keturunan
Di lini depan, Shin tak menurunkan striker murni dan menempatkan Rafael Struick. Baru di pertengahan babak kedua pemain-pemain yang lebih agresif seperti Saddil Ramdani serta Egy Maulana Vikri dan striker Ramadhan Sananta dimainkan. Ricky Kambuaya juga menyegarkan lini tengah di babak kedua.
Libia juga kembali menerapkan permainan yang menekan. Di awal laga Ernando Ari mendapat ujian tendangan bebas. Namun, sepakan Ahmed Ekrawa berhasil dihalau Ernando.
Indonesia justru mampu memimpin pada menit ke-6 melalui transisi serangan cepat. Bola dari Ivar Jenner di sisi kanan disambut Yacob Sayuri dengan tembakan keras menjebol gawang Libia.
Namun keunggulan itu hanya bertahan tiga menit. Osama Elsharimi menyelesaikan bola liar di depan kotak penalti, melepaskan tembakan keras yang membobol gawang Indonesia.
Blunder di lini belakang kembali mewarnai laga. Libia berbalik unggul pada menit ke-20 setelah umpan ke belakang Rizky Ridho kepada Ernando dicuri Ekrawa yang kemudian berbuah gol.
Di babak kedua, Indonesia lebih intens menguasai bola. Marselino Ferdinan mendapat peluang bagus menyambar bola dengan tembakan keras namun melambung tinggi.
Peluang emas di babak kedua tercipta pada menit ke-87 melalui kombinasi Hubner dan Rizky Ridho. Hanya saja, Hubner yang sudah dalam posisi bebas di depan gawang sepakannya mampu diblok kiper Libia. (Dhk/Z-7)
Shin Tae-yong ungkap syarat utama Indonesia lolos Piala Dunia 2026. Fokus pada disiplin, profesionalisme pemain, dan fondasi pembinaan usia muda. Cek infonya!
Inilah daftar pelatih Timnas Indonesia senior dari era Polosin, Shin Tae-yong, hingga John Herdman. Cek sejarah prestasi dan statistik pelatih Garuda
Banyak pendukung timnas kembali menyebut nama STY karena rekam jejaknya selama lima tahun menangani tim Garuda.
KETUA Umum PSSI Erick Thohir memastikan era kepelatihan Shin Tae-yong (STY) dan penerusnya Patrick Kluivert di timnas Indonesia sudah berakhir.
Pengamat sepak bola Anton Sanjoyo mengingatkan PSSI agar tidak gegabah dalam menentukan pengganti Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia
Shin Tae-yong adalah salah satu pelatih sepak bola terkenal asal Korea Selatan yang telah membuktikan kemampuannya di berbagai level, baik di klub maupun tim nasional.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Filosofi Hector Souto untuk laga semifinal Piala Asia Futsal nanti sangat sederhana namun menuntut disiplin tinggi: mencuri momentum di menit awal.
Ahmad Habibie melakukan serangkaian aksi heroik kala mempertahankan gawang timnas Indonesia di laga perempat final Piala Asia Futsal kontra timnas Vietnam.
Laga semifinal Piala Asia Futsal antara timnas Indonesia dan timnas Jepang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Kamis (5/2) pukul 19.00 WIB.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memuji habis-habisan perkembangan mentalitas anak asuhnya usai memastikan tiket perempat final Piala Asia Futsal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved