Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Manchester United, Erik Ten Hag, mengatakan bahwa kekalahan memalukan 3-0 di kandang sendiri dari Bournemouth di Liga Primer Inggris membuatnya kesal dan kecewa.
Ten Hag juga mengakui bahwa timnya tidak cukup baik untuk tampil konsisten ketika memasuki musim ini yang penuh dengan pencarian jati diri.
"Sebagai sebuah tim, kami tidak cukup baik untuk tampil konsisten," kata Ten Hag mengutip BBC.
Baca juga: Ten Hag Kecam Penampilan tidak Konsisten Manchester United
"Saya kesal, kecewa, tentu saja. Saya mengharapkan sesuatu yang berbeda. Cara kami memulai pertandingan tidak bagus. Itu buruk," imbuhnya.
United kini telah kalah dalam 11 pertandingan di semua kompetisi musim ini, sama dengan jumlah kemenangan yang mereka raih. Kekalahan Bournemouth adalah kekalahan ketujuh mereka dalam 16 pertandingan di liga.
Baca juga: Manchester United Dipermalukan Bournemouth di Old Trafford
Ten Hag mengatakan bahwa dia harus bertanggung jawab atas penampilan United. Hal yang sama juga berlaku untuk pemilihan timnya dan keputusan untuk memulai dengan Anthony Martial menjadi bumerang.
Seperti yang terjadi saat di Newcastle, Martial hampir tidak memberikan pengaruh dan digantikan oleh Rasmus Hojlund yang disambut dengan sorak-sorai hanya 11 menit setelah babak kedua dimulai.
Hampir tidak terlihat masuk akal jika sang pemain asal Perancis, yang telah mencetak dua gol dalam 19 penampilan musim ini, layak untuk mendapatkan tempat sebagai starter. Namun Ten Hag tetap membelanya.
"Dua pekan lalu saat melawan Everton, ia memainkan permainan yang sangat bagus. Dia benar-benar memiliki kompetensi dan kemampuan untuk bermain, jadi saya pikir tidak adil setelah penampilan seperti ini untuk memberikannya kepada satu pemain. Kami sebagai sebuah tim gagal secara keseluruhan," sebutnya.
(BBC/Z-9)
Erik ten Hag dijadwalkan mulai bergabung dengan departemen sepak bola FC Twente pada 1 Februari mendatang.
Pemecatan Ruben Amorim menutup 14 bulan perjalanannya di Manchester United. Simak kilas balik saat Amorim sempat digadang-gadang menjadi pelatih harapan baru Setan Merah.
Erik ten Hag baru ditunjuk oleh Bayer Leverkusen pada musim panas setelah dipecat Manchester United pada Oktober setelah dua setengah tahun bertugas.
Keputusan Leverkusen itu memperpanjang catatan buruk bagi Ten Hag setelah pada Oktober tahun lalu ia juga didepak Manchester United.
Granit Xhaka diharapkan tidak meninggalkan Bayer Leverkusen mengingat pentingnya peran dari mantan pemain Arsenal tersebut di klub Bundesliga itu.
Bayer Leverkusen menjadi klub pertama Erik Ten Hag sejak dia dipecat Manchester United, Oktober lalu.
Aston Villa bidik Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace senilai €40 juta sebagai suksesor Donyell Malen. Simak detail transfernya di sini.
Meskipun pembicaraan antara kedua klub telah berlangsung, Fulham sejauh ini belum mengajukan tawaran resmi secara tertulis untuk pemain Manchester City Oscar Bobb.
AS Roma terus mengejar Joshua Zirkzee dari Manchester United di bursa transfer Januari 2026 meski sempat ditolak. Simak detail rumor terbarunya.
Simak profil Micky van de Ven, bek Tottenham yang diincar Liverpool untuk gantikan Ibrahima Konate. Kecepatan kilat dan statistik impresif!
Negosiasi kontrak Ibrahima Konate di Liverpool buntu. Sang bek menuntut kenaikan gaji 150%. Akankah Liverpool melepasnya ke Real Madrid atau PSG?
Kobbie Mainoo resmi batalkan rencana hengkang dari Manchester United. Simak alasan sang wonderkid bertahan demi proyek Michael Carrick di Old Trafford.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved