Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU kaki tim U-17 Senegal menapak ke babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023. Hasil itu didapat Senegal setelah menang 4-1 atas Polandia pada laga kedua Grup D di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (14/11).
Idrissa Gueye mencetak hattrick untuk mengantarkan kemenangan Senegal. Satu gol lagi tercipta melalui gol bunuh diri pemain Polandia, Dominik Szala. Sementara itu, Polandia hanya mampu membalaskan satu gol melalui Marcel Regula.
Polandia tetap berada di posisi terbawah klasemen setelah dua kali kalah berturut-turut sedangkan Senegal mengukuhkan diri di puncak klasemwn dengan enam poin.
Baca juga : Tim Samba Junior Tampil Beringas
Kondisi cuaca buruk di wilayah Bandung Raya yang tidak menentu berimbas kepada pertandingan Senegal kontra Polandia.
Baca juga : Senegal Lolos ke 16 besar Piala Dunia U-17
Sebelumnya, pada pertandingan pertama antara Jepang melawan Polandia di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (11/11) lalu, laga harus ditunda saat memasuki menit ke-63 akibat hujan deras disertai petir.
Hal yang sama kembali terjadi ketika pertandingan Senegal melawan Polandia laga harus dihentikan pada menit ke-38 akibat kondisi cuaca yang mulai memburuk.
Saat itu Senegal sedang unggul 2-0 dan kondisi cuaca tiba-tiba mendung disertai petir. Wasit pun langsung menghentikan sementara pertandingan.
Pemain kedua tim langsung masuk ke dalam ruang ganti, dan panitia penyelenggara mengumumkan kepada penonton untuk berpindah ke tempat yang lebih aman sambil menunggu kondisi cuaca membaik.
Pertandingan terhenti hampir setengah jam sebelum akhirnya wasit Ali Omar asal Uni Emirat Arab melanjutkan kembali laga hingga berakhirnya babak pertama Senegal unggul 2-0.
Kondisi tersebut memang mengganggu jalannya laga namun tidak sampai menghentikan pertandingan secara total. Lapangan pun tetap bisa digunakan tanpa ada kendala genangan. (Z-8)
Pemerintah Senegal resmi menuntut penyelidikan internasional independen terkait dugaan korupsi di tubuh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Di tengah kekecewaan publik Senegal usai pencabutan gelar Piala Afrika, Idrissa Gueye justru menekankan bahwa ada hal yang jauh lebih berharga dibandingkan sekadar trofi juara.
Federasi sepak bola Senegal berencana mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah gelar Piala Afrika mereka dicabut oleh Konfederasi sepak bola Afrika (CAF).
Pencabutan gelar Piala Afrika ini bermula dari temuan adanya ketidakkonsistenan data pemain yang didaftarkan Federasi Sepak Bola Senegal (FSF).
Pelatih timnas Senegal Pape Thiaw dinyatakan bersalah atas perilaku tidak sportif yang dianggap mencoreng citra sepak bola.
Intip bonus luar biasa pemain Timnas Senegal usai juara Piala Afrika 2025. Dari uang tunai Rp2,2 miliar hingga lahan 1.500 meter di kawasan prestisius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved