Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FIFIA telah menunjuk tiga negara, yaitu Spanyol, Maroko dan Portugal, sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030.
Dalam Kongres FIFA, Dewan FIFA sepakat menunjuk calon tunggal yaitu tiga negara gabungan tersebut untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.
"Dewan FIFA dengan suara bulat menyetujui bahwa satu-satunya pencalonan tersebut akan menjadi tawaran gabungan Maroko, Portugal, dan Spanyol, yang akan menjadi tuan rumah acara pada 2030 dan memenuhi syarat secara otomatis dari alokasi slot yang ada tunduk pada penyelesaian proses penawaran sukses yang dilakukan oleh FIFA dan keputusan oleh FIFA Kongres pada 2024," tulis FIFA dalam pernyataan resmi, Rabu (4/10).
Baca juga: Mesir, Yunani, Saudi Bahas Jamu Bersama Piala Dunia 2030
Dengan ditunjuknya Spanyol, Maroko dan Portugal maka Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang gelaran turnamen akan diberlangsunglan di dua benua yaitu benua Eropa dan Afrika.
Piala Dunia 2030 juga menandakan 100 tahun gelaran event sepak bola bergengsi tersebut berlangsung.
Untuk merayakan 100 tahun perhelatan Piala Dunia, FIFA akan mengadakan pertandingan ceremony di tiga negara yaitu Uruguay, Argentina, dan Paraguay.
Baca juga: Messi tidak Yakin akan Bermain di Piala Dunia 2026
"Selain itu, setelah memperhitungkan konteks sejarah Piala Dunia pertama, Dewan FIFA selanjutnya setuju untuk menyelenggarakan upacara perayaan seratus tahun yang unik di ibu kota negara Uruguay, Montevideo. Serta tiga pertandingan awal Piala Dunia akan diadakan di Uruguay, Argentina, dan Paraguay," tulis FIFA.
Pertandingan pembuka dari tiga pertandingan ceremony yang berlangsung di benua Amerika tersebut akan dilangsungkan di Stadion Centenario, Montevideo, Uruguay, tempat pertama kali Piala Dunia berlangsung pada 1930 lalu.
Keenam negara tersebut dipastikan akan memperoleh tiket lolos otomatis pada gelaran Piala Dunia 2030. (Ant/Z-1)
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Endri Erawan, menyatakan bahwa saat ini pihak federasi telah mengantongi dua nama kandidat kuat pelatih timnas yang sedang didalami secara intensif.
Targetnya ke depan tak hanya soal Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030, namun juga tim Garuda menembus 100 besar ranking FIFA dan juga tampil apik di Piala Asia 2027.
PSSI menegaskan pelatih baru Timnas Indonesia pengganti Patrick Kluivert tidak harus dari Belanda.
Wacana penambahan jumlah peserta Piala Dunia 2030 tidak mendapat dukungan dari Dewan FIFA.
Hasil imbang ini membawa timnas Indonesia meneruskan tren positif sebagai tim debutan di putaran ketiga ini karena belum terkalahkan dari tiga laga.
Menurutnya stadion Camp Nou menjadi salah satu venue tuan rumah piala dunia 2030. Ia pun berharap agar wacananya itu bisa terwujud dan didisetuji oleh pihak FIFA.
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
Final Piala Afrika (AFCON) diwarnai aksi mogok pemain Senegal akibat penalti kontroversial Maroko di masa injury time.
Senegal resmi menjadi juara Piala Afrika (AFCON) setelah mengalahkan Maroko 1-0. Laga diwarnai aksi mogok pemain dan kegagalan penalti kontroversial.
Di Liga India musim 2024/2025, Alaeddine merupakan pencetak gol terbanyak dengan koleksi 23 gol serta tujuh assist.
Tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai Grotte à Hominidés di Thomas Quarry di Casablanca, Maroko
Tuan rumah Maroko berhasil melaju ke babak semifinal Piala Afrika (AFCON) 2025 setelah menumbangkan Kamerun dengan skor meyakinkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved