Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
UNGGULAN keenam asal Italia Jannik Sinner berada dalam jalur untuk laga ulangan perempat final Amerika Serikat (AS) Terbuka melawan Carlos Alcaraz, usai mengalahkan rekan senegaranya Lorenzo Sonego di putaran kedua, Kamis (31/8).
Sinner, yang kalah lewat pertarungan selama 5 jam di perempat final AS Terbuka tahun lalu dari Alcaraz, melaju ke putaran ketiga AS Terbuka berkat kemenangan 6-4, 6-2, dan 6-4.
Hal itu berarti petenis berusia 22 tahun itu tinggal membutuhkan dua kemenangan lagi untuk laga potensial melawan Alcaraz, yang akan berhadapan dengan petenis Afrika Selatan Lloyd Harris di putaran kedua.
Baca juga: Kalahkan Ruud di Putaran Kedua AS Terbuka, Zhang Cetak Sejarah
Sinner mengungguli Sonego berkat permainan servis yang dominan dan tidak memberikan lawannya kesempatan break dalam laga berdurasi 2 jam dan 5 menit itu.
AFP/Sarah Stier/Getty Images--Petenis Italia Lorenzo Sonego
"Kami telah bekerja keras, saya dan tim saya, untuk membuat permainan saya menjadi semakin baik," ujar Sinner selepas laga.
"Saya merasa lebih nyaman bermain di net dan itu hal baru bagi saya. Semoga saya bisa menunjukkanya di masa depan," lanjutnya.
Baca juga: Tsitsipas Tersingkir di Putaran Kedua AS Terbuka
Di putaran ketiga AS Terbuka, Sinner akan brehadapan dengan pemenang laga antara juara AS Terbuka 2016 Stan Wawrinka dan Tomas Etcheverry. (AFP/Z-1)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Jannik Sinner kembali menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun dan memperkecil jarak rivalitasnya dengan Carlos Alcaraz.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner melaju ke final ATP Finals 2025 usai menang meyakinkan di semifinal Turin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved