Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPEMIMPINAN Erick Thohir sebagai Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mendapat apresiasi dari masyarakat. Hal itu terekam dalam hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang yang dirilis pada Minggu (20/8).
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, memaparkan 71,4% dari responden yang mengetahui sosok Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI. Dari jumlah itu, kepuasan publik terhadap kinerja Erick Thohir mencapai 88,7%. Ini terdiri sangat puas 17,3% dan cukup puas mencapai 71,4%.
Hanya 8,6% yang mengaku kurang puas dan 0,3% yang tidak puas sama sekali. Adapun 2,4% responden tidak memberikan jawaban.
Baca juga : Thomas Doll Kecewa Persija Ditahan Imbang Arema FC
"Kinerja PSSI yang kini dipimpin oleh Erick Thohir dievaluasi secara positif oleh masyarakat. Sejumlah langkah atau upaya PSSI memperbaiki dunia sepak bola juga mendapatkan dukungan tinggi dari masyarakat," kata Djayadi Hanaan.
Kepuasan masyarakat akan kinerja Erick Thohir dalam memimpin PSSI tidak terlepas dari gebrakan yang dilakukan sejak Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 pada 16 Februari lalu.
Baca juga : Main di Liga Jepang, Pratama Arhan dinilai Erick Eratkan Hubungan PSSI dan Jepang
Beberapa catatan positif Erick Thohir diantaranya soal keberhasilan Indonesia lolos dari sanksi berat FIFA akibat tragedi Kanjuruhan. Selain itu, di era kepemimpinan Erick, tim U23 Indonesia asuhan Indra Safri meraih medali emas di SEA Games Kamboja 2023 setelah 32 tahun selalu gagal.
Hasil survei itu juga menyoroti dibentuknya Satgas Mafia Bola oleh PSSI yang bekerjasama dengan Polri. Sebanyak 94,1% masyarakat setuju atas kebijakan PSSI membentuk Satgas Mafia Bola.
Praktik mafia bola memang menjadi sorotan pencinta sepak bola Tanah Air. Kehadiran satgas ini dinilai jadi langkah positif untuk memberantas persoalan tersebut. Responden juga menginginkan praktik mafia bola dihukum penjara sebanyak 38,1%, kemudian tidak boleh lagi terlibat dalam sepak bola 29,5%, dan ketiga adalah denda 9,7%.
"Siapa pun yang mengetahui isu ini, dukungannya sangat tinggi untuk kebijakan itu dilaksanakan," kata Djayadi.
Djayadi menambahkan harapan palibg besar masyarakat untuk PSSI itu soal prestasi timnas Indonesia, atlet sepak bola berkualitas, memberantas mafia bola hingga organisasi PSSI yang profesional.
Dalam survei itu juga terungkap bahwa 66,5% responden setuju bahwa Erick Thohir berperan besar dibalik terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 menggantikan Peru. Bahkan, 17,4% sangat setuju. Sedangkan yang kurang setuju 7,4% dan yang tidak setuju sama sekali sebanyak 1,2%. Adapun 7,5% responden tidak memberikan jawaban.
Pengamat sepak bola Indonesia, Kesit Budi Handoyo menilai hasil survei ini menunjukkan adanya harapan besar masyarakat terhadap PSSI untuk kemajuan sepak bola Indonesia.
"Di atas 80% itu menunjukkan bahwa masyarakat memiliki harapan yang sangat besar. Ini menjadi tantangan yang harus bisa direspons dengan baik oleh PSSI," kata Kesit.
Kesit menilai masih banyak pembenahan yang perlu dilakukan PSSI ke depan. Ia berharap kinerja Erick selama enam bulan terakhir dipertahankan secara konsisten hingga masa jabatan berakhir.
Survei ini digelar 3-9 Agustus 2023 mengambil populasi seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Dari populasi itu, 1.220 responden terpilih secara random (multistage random sampling. Kemudian, dilakukan oversample etnis Tionghoa sebanyak 300 responden. Sehingga, total sampel yang dianalisis berjumlah 1.520 responden. (Z-5)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
Berada satu grup dengan Vietnam selalu menghadirkan tensi tinggi. Sebagai juara bertahan edisi 2024, Vietnam tetap menjadi batu sandungan utama. Namun, bagi Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved