Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Sheikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa mengatakan organisasinya ingin kembali menjadi tuan rumah Piala Dunia, pada 2030 atau 2034. Dia menilai Arab Saudi sebagai negara yang paling siap.
Asia telah dua kali menjadi tuan rumah Piala Dunia yaitu di Korea Selatan (Korsel) dan Jepang pada 2002 dan Qatar pada 2022.
"Saya rasa Aab Saudi adalah negara yang mampu menggelar turnamen Piala Dunia," ujar Sheikh Salman kepada wartawan di Beirut, Selasa (23/5), saat berkunjung ke Suriah dan Lebanon.
Baca juga: Argentina Resmi Gantikan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
"Namun, kita harus memilih saat yang tepat, 2030 atau 2034. Jika kesempatan lebih baik adalah pada 2034, kami akan melakukannya, jika lebih baik pada 2030, mengapa tidak?" lanjut pri asa Bahrain tersebut.
Pada 2026, saat peserta Piala Dunia bertambah menjadi 48 tim, turnamen itu akan diselenggarakan di tiga negara untuk pertama kalinya, yaitu di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.
Untuk 2030, ada dua gabungan negara yang telah megajukan diri. Yang pertama adalah Spanyol, Portugal, dan Maroko serta yang diajukan bersama oleh Argentina, Cile, Uruguay, dan Paraguay, yang akan mengembalikan Piala Dunia ke kota pertama yang menyelenggarakan laga final, Montevideo.
Baca juga: Kegagalan Indonesia Gelar Piala Dunia U-20 Buat Gibran Masuk Radar Capres 2024
September lalu, juru bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga Mesir Muhammad Fawzi mengatakan negaranya tengah mempelajari kemungkinan mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia bersama Arab Saudi dan Yunani.
Menteri Olahraga Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Turki Al-Faisal, mengatakan negaranya belum berencana mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia namun menegaskan segalanya mungkin terjadi.
Adapun Sheikh Salman ingin memastikan AFC bersatu dan meraup dukungan dari negara lain saat ada anggota mereka yang mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia.
"Kami tengah berkoordinasi dengan federasi kontinental dan FIFA bahwa kami akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 atau 2034. Hal itu agar saat kami mengajukan diri, kemungkinan suksesnya bisa mencapai 90%," tegasnya.
Meniru negara tetangga Qatar dan Uni Emirat Arab, Arab Saudi telah melakukan investasi besar-besaran di bidang olahraga sebagai bagian dari Vision 2030, strategi untuk lepas dari ketergantungan pada minyak bumi.
Hingga kini, Arab Saudi telah menggelar balapan Formula 1 di Jeddah, kejuaraan Piala Super Spanyol, turnamen golf, dan kejuaraan tinju dunia. (AFP/Z-1)
FIFA meminta agar pelaksanaan turnamen kontinental, termasuk Piala Asia, digeser ke tahun genap guna menyesuaikan jadwal global yang lebih harmonis.
AFC menjatuhkan sanksi berat kepada timnas Malaysia akibat penggunaan pemain ilegal. Harimau Malaya gagal lolos ke Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Cek detailnya!
Dua laga kualifikasi ini adalah melawan Nepal pada 25 Maret 2025 dan Vietnam pada 10 Juni 2025.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis lalu memperingatkan bahwa "kehidupan dan keselamatan" para pemain Iran dapat terancam jika mereka menghadiri turnamen sepak bola
Mohammad Reza Shahbazi mengatakan dalam sebuah video bahwa para pemain menunjukkan kurangnya patriotisme.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
IRAN mengklaim telah melancarkan serangan udara yang menargetkan aset militer Amerika Serikat Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi dan Bahrain.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
KEDUTAAN Besar Republik Indonesia atau KBRI di Riyadh menyampaikan tidak menggelar salat Ied atau salat Idul Fitri 1447 H/2026 M secara berjamaah karena konfisi konflik di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan di Teluk Persia memuncak. Ras Laffan Qatar dihantam rudal, sementara Arab Saudi cegat serangan drone dan rudal balistik menuju Riyadh.
Penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70%, menurut laporan tersebut.
KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait kepulangan sejumlah jemaah umrah Indonesia yang tertahan di Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved