Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemain Real Madrid Vinicius Junior terbebas dari hukuman kartu merah yang diterima saat laga melawan Valencia, Minggu (21/5) lalu. Saat itu, Vinicius terlihat memukul pemain Valencia Hugo Duro.
Pencabutan tersebut dilakukan setelah Real Madrid melayangkan keberatan dan meminta komite meninjau kembali.
Setelah ditinjau ulang, komite mendapati, sebelum Vinicius melakukan pemukulan, Duro terlebih dulu mencengkeram leher Vinicius dengan lengannya. Hal itu yang diduga membuat Vinicius memukul Duro.
Baca juga: Tujuh Orang Ditahan Terkait Insiden Rasisme Vinicius Junior
Dengan bukti tayangan itu, komite memutuskan untuk mencabut hukuman kartu merah Vinicius. Pemain asal Brasil itu bisa bertanding pada laga berikutnya.
Pertandingan antara Valencia dan Real Madrid diwarnai aksi rasisme oleh pendukung tian rumah yang ditujukan kepada Vinicius. Sebagai hukuman, komite memerintahkan penutupan tribun Mario Kempes di kandang Valencia, Mestalla, selama lima laga ke depan.
Baca juga: Brasil Ajukan Protes Resmi ke Spanyol Terkait Pelecehan Rasisme terhadap Vinicius
Klub juga dijatuhi denda 45 ribu euro atau setara Rp720 juta rupiah.
Kepolisian Spanyol juga telah menahan tujuh orang terkait insiden rasisme tersebut. (Ant/Z-11)
VINICUS Junior membawa Los Blancos berhasil menang dalam pertandingan Real Madrid vs Benfica dengan skor 2-1 di Bernabeu, 3-1, Rabu (25/2) dan melaju ke babak 16 besar Liga Champions.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
SUDAH sejak 1993 kampanye antirasisme di sepak bola digaungkan.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
BEK Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, mengecam keras dugaan rasisme yang dialami rekan setimnya, Vinicius Junior, saat Los Blancos menang 1-0 atas SL Benfica.
Buntut kasus rasisme Prestianni-Vinicius, Presiden FIFA Gianni Infantino usulkan aturan tegas. Pemain yang menutup mulut saat konfrontasi harus diusir keluar lapangan.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
Arne Slot menekankan bahwa tanggung jawab insan sepak bola jauh lebih besar dibanding masyarakat awam dalam menangani isu diskriminasi.
SUDAH sejak 1993 kampanye antirasisme di sepak bola digaungkan.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved