Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PENANTIAN Napoli untuk meraih gelar Scudetto Serie A pertama sejak 33 tahun di era Diego Maradona kembali menguat setelah mengalahkan Juventus 5-1, Sabtu (14/1) dini hari WIB.
Kemenangan telak itu memperlebar jarak antara dua tim di klasemen sementara.
Bermain di Stadion Diego Armando Maradona, Victor Oshimen mencetak dua gol di masing-masing babak, sekaligus menjadi golnya yang ke-12 musim ini. Tiga gol lainnya masing masing dicetak oleh Khvicha Kvaratskhelia, Amir Rrahmani dan Elif Elmas.
Baca juga : Napoli Ingin Jaga Peluang Juara Liga Serie A
Hasil ini membuat Napoli kukuh di puncak klasemen Liga Italia dengan 47 poin, unggul 10 angka dari AC Milan di tempat kedua. Sementara Juventus tertahan di peringkat tiga, juga dengan 37 poin.
Kvaratskhelia dan Osimhen menjadi dua pemain yang mengatur serangan dan menyebabkan malapetaka sejak peluit pertama melawan tim yang sebelumnya hanya kebobolan tujuh gol liga dalam 17 pertandingan.
"Jalannya masih panjang, kami hanya ingin terus memenangkan pertandingan kami. Di akhir musim saya pikir kami memiliki peluang bagus," kata Osimhen.
Baca juga : Napoli Imbang Tanpa Gol di Kandang Lazio
Pelatih Napoli Luciano Spalletti memberikan pujian tinggi kepada Victor Osimhen. Pemain Nigeria itu dinilai memiliki kecepatan, keterampilan, keberanian, dan fisik untuk menghadapi situasi dalam pertandingan ketat.
"Osimhen adalah striker yang hebat. Saya terkejut dengan potensi yang dia miliki dan bersemangat untuk melihat apa yang akan dia lakukan di masa depan," kata Spalletti.
"Ini malam yang luar biasa karena tim bermain sangat baik dan menjaga tempo tetap tinggi, yang perlu kami lakukan, dan di atas semua itu, suporter memberikan atmosfer yang luar biasa," lanjutnya.
Baca juga : Luciano Spalletti, Sosok Eksentrik Juru Selamat Napoli di Serie A
Kekalahan telak yang dialami Juventus berbanding terbalil dengan performa mereka beberapa laga terakhir sebagai tim dengan pertahanan terbaik.
Si Nyonya Tua--julukan Juventus-- memasuki pertandingan di Stadio Maradona dengan delapan kemenangan beruntun dan tidak kebobolan.
"Kami pantas menerima kekalahan ini, karena kami memasuki pertandingan dengan energi yang minim," kata Allegri.
"Situasi saat kami kebobolan juga cukup mudah dibaca dan diprediksi, tapi terkadang keberuntungan ada di pihak Anda dan terkadang tidak. Kami mencoba mengubahnya jelang jeda, namun Napoli sepenuhnya layak mendapatkan hasil ini." lanjutnya. (Mal/AFP/OL-09)
Napoli kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 di Serie A. Antonio Vergara cetak gol perdana, namun Napoli harus kehilangan Di Lorenzo.
Preview big match Serie A 2025/26 antara Napoli vs Fiorentina di Stadion Diego Armando Maradona. Analisis taktik Antonio Conte vs Palladino dan prediksi skor.
Dua gol dari Joao Pedro di babak kedua memastikan kemenangan Chelsea, sekaligus mengakhiri perjalanan Napoli di kompetisi Eropa musim ini.
Menurut Rosenior, tingginya level persaingan membuat tidak ada laga yang bisa dianggap mudah, baik di Liga Champions, Serie A, maupun Premier League.
Kemenangan, ditambah hasil dari pertandingan lain, berpeluang mengantarkan The Blues finis di posisi delapan besar, yang berarti lolos langsung ke babak 16 besar.
Romeo Lavia sempat berlatih bersama rekan setimnya menjelang laga Liga Champions, namun tidak dibawa ke Naples karena proses pemulihan cedera masih dijalankan dengan hati-hati.
Hasil drawing play-off Liga Champions 2025/2026. Real Madrid harus singkirkan Benfica, PSG jumpa AS Monaco, Juventus hadapi Galatasaray. Cek jadwal lengkap.
Meski laga kontra Monaco berakhir imbang tanpa gol, Juventus tetap mengamankan tiket ke babak playoff Liga Champions.
Douglas Luiz kembali berseragam Aston Villa setelah sempat merantau ke Italia dan menjalani masa peminjaman singkat di Nottingham Forest.
Preview laga hidup mati Monaco vs Juventus di Liga Champions 2026. AS Monaco butuh poin di Stade Louis II untuk aman, sementara Juventus ingin kunci posisi.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memuji performa gemilang Kenan Yildiz dan Jonathan David usai menekuk Napoli. Namun, ia merasa Juve masih butuh striker fisik.
Pelatih Napoli, Antonio Conte, menanggapi kekalahan telak dari Juventus. Ia membela para pemainnya yang kelelahan dan memberikan kritik pedas soal VAR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved