Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dikenal dengan gagasan dan gebrakan yang bombastis. Hal itu tercermin lewat aksi bersih-bersih dan transformasi yang membawa dampak positif nyata bagi perusahaan negara.
Salah satunya yaitu penerapan talent pool di BUMN. Sistem itu menjadi wadah untuk mencari sosok pemimpin handal, yakni dengan mengorganisir talenta-talenta profesional di perusahaan negara.
Dalam prosesnya, tiap orang yang akan diangkat menjadi direktur di BUMN harus menjalani proses assessment dan proper test. Tim penilai bisa berasal dari internal perusahaan ataupun konsultan luar. Dan mendasarkan pada kapabilitas, profesionalitas, dan mendukung bisnis masa depan.
Baca juga: Kemampuan Komunikasi Erick Dinilai Dapat Pikat Milenial dan Generasi Z
Pengamat sepak bola nasional Assegaf Razak menilai gagasan talent pool BUMN ala Erick Thohir untuk membenahi manajemen perusahan-perusahan BUMN sangat efektif dan tepat jika diterapkan dalam manajemen organisasi sepak bola Indonesia.
Menurut Assegaf, langkah sukses Erick mengelola BUMN tersebut dapat diterapkan di klub-klub sepak bola di Indonesia. Yaitu dengan cara mengorganisir talenta-talenta unggul untuk ditempatkan sesuai kemampuan. Karena bangsa ini memiliki banyak stok talenta bagus di sepak bola.
“Ini bagus, karena di situlah menghasilkan pemain-pemain yang punya talenta dan juga anak-anak muda semua kan. Karena pemain-pemain ini kan yang nanti bagaimana ke depan, harusnya memang pemain-pemain muda, tapi yang memang bertalenta,” kata Assegaf saat dihubungi, Selasa (29/11).
Assegaf pun memuji program talent pool ala Erick Thohir yang bisa diterapkan pada sistem seleksi dan pelatihan bagi Timnas Indonesia dan klub-klub liga Indonesia untuk melahirkan pemain-pemain muda berkualitas.
“Jadi bagus sekali, supaya pemain ini kan diberikan kesempatan kepada pemain muda yang mempunyai talenta termasuk men-support Timnas Indonesia dan klub Indonesia ke depan,” ujarnya.
Menurut Assegaf, program talent pool ini sangat cocok dan bagus diterapkan pada sepak bola Indonesia, namun bukan untuk jangka pendek tetapi jangka panjang karena program talent pool ini membutuhkan waktu lama untuk sepak bola Indonesia lebih baik di masa mendatang.
“Harusnya memang diprogramkan, tapi jangan dulu melihat hasilnya tetapi bagaimana kita mulai dari sekarang, melihat proses, melihat talentanya. Jadi, jangan dulu berharap untuk sekarang tapi bagaimana kedepannya,” ucapnya.
“Kita ini harus memang menghargai proses. Proses itu artinya, kalau kita mau merencanakan, ini pemain-pemain bisa bermain di Piala Dunia nanti. Belum lahir tapi itu nanti kita programkan,” jelasnya.
Lebih jauh, Assegaf mengatakan salah satu syarat Indonesia bisa bermain di sepak bola akbar (Piala Dunia) nanti, maka program-program baik yang ditawarkan Erick Thohir harus dipakai, karena hasil yang baik harus melewati proses yang panjang dan ketat.
“Jadi memang kita harus proses kalau mau, sekarang kita lihat bagaimana kalau mau berbicara di tingkat dunia, harus mulai dari proses,” ungkapnya.
Assegaf pun menilai, ke depan sepak bola Indonesia harus dipimpin orang yang tepat, orang yang memahami betul sepak bola seperti Menteri BUMN Erick Thohir.
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah itu memiliki pengalaman yang tinggi dalam memanajerial klub bola di Eropa, yakni Inter Milan hingga dirinya sangat layak dan tepat memimpin perubahan sepak bola Indonesia.
“Saya kalau Erick Thohir, dia bagus. Erick Thohir ini kan pernah menjadi presiden di Inter Milan. Jadi, dia tidak asing lagi kalau di sepak bola,” akuinya.
“Artinya, pengalamannya juga cukup bagus. Kita kan menginginkan bagiamana sepak bola kita kedepan lebih bagus dari sekarang,” tutupnya. (RO/OL-1)
Harta Rini Soemarno tercatat sebesar Rp128,9 miliar.
Sebagai Menteri BUMN, Rini berperan dalam pengelolaan dan restrukturisasi berbagai perusahaan pelat merah, termasuk di sektor energi.
Tiga saksi lain yaitu Dosen IT Tutuka Ariadji (TA), dan dua saksi berinisial SHB serta WM. Budi menyebut Rini memenuhi panggilan dan tengah diperiksa.
PRESIDEN Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Dony Oskaria sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menggantikan Erick Thohir.
Menteri BUMN Erick Thohir buka suara menanggapi UU BUMN. Perubahan status direksi, komisaris, dan dewan pengawas BUMN yang saat ini tidak lagi dikategorikan sebagai penyelenggara negara.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan kunjungan kerja ke proyek strategis nasional Bali International Hospital (BIH) di Sanur, Bali.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi ujian sesungguhnya melawan timnas Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026, Senin (30/3).
Penghargaan juga diberikan kepada pelatih yang berkontribusi dalam keberhasilan atlet.
Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) menggelar ajang apresiasi Ciputra Golfpreneur Awards 2026 di Jakarta, Kamis (12/3).
Erick menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Kemendikdasmen dalam mendorong pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik
VAP memberanikan diri membongkar trauma yang selama ini dipendamnya karena posisi terduga pelaku yang memiliki kuasa besar sebagai pelatih sekaligus ketua pengurus provinsi.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved