Minggu 13 November 2022, 19:15 WIB

Skuad Oranye akan Temui Pekerja Migran di Qatar

Rifaldi Putra Irianto | Sepak Bola
Skuad Oranye akan Temui Pekerja Migran di Qatar

AFP/Koen van Weel
Pelatih timnas Belanda Louis Van Gaal saat berbicara kepada media di KNVB Campuss, Zeiss, 24 September 2022.

 

TIM nasional sepak bola Belanda akan meluangkan waktu selama mereka tinggal di Qatar untuk melakukan pertemuan dengan para pekerja migran yang membantu membangun stadion untuk Piala Dunia 2022.

Tim direncanakan bertemu dengan sekitar 20 migran pada 17 November mendatang untuk membicarakan kondisi kerja mereka dan memberi mereka kesempatan untuk bertemu dengan para pemain dalam pelatihan.

Seperti diberitakan, Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) merupakan salah satu dari sedikit asosiasi sepak bola yang mengkritik hak asasi manusia dan kondisi kerja di Qatar.

Negara ini mendapat sorotan tajam dari kelompok hak asasi manusia atas masalah pekerja migran menjelang turnamen, yang berlangsung dari 20 November hingga 18 Desember.

Tahun lalu, Pemerintah Qatar membantah klaim dalam sebuah laporan oleh organisasi hak asasi manusia Amnesty International bahwa ribuan pekerja migran terjebak dan dieksploitasi.


Baca juga: Van Gaal Coret Cillessen Dari Tim Oranye


"Tentu saja ini akan menjadi situasi yang terkesan dibuat-buat, tetapi fakta bahwa kami bersedia melakukan ini memberi tahu Anda sesuatu tentang ide-ide KNVB dan tim ini," kata pelatih tim Oranye, Van Gaal, dikutip dari ESPN, Minggu (13/11).

"Tetapi setelah berjam-jam dengan para migran, fokus perlu beralih ke Senegal," kata Van Gaal, merujuk pada lawan pertama Grup A Belanda di Qatar pada 21 November.

Gerakan kemanusian seperti ini bukan kali pertama yang dilakukan KNVB. Sebelumnya kapten Belanda bersama Belgia, Denmark, Jerman, Inggris, Prancis, Norwegia, Wales, Swedia, dan Swiss juga merencanakan untuk mengarungi perjalanan di Piala Dunia dengan menggunakan ban lengan 'OneLove'.

Ban lengan itu merupakan bentuk penegasan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan semua orang. Ini adalah parafrase dari kutipan terkenal Nelson Mandela tentang olahraga. Warna hati di logo mewakili kebanggaan semua orang atas warisan, ras, identitas gender, dan orientasi seksual mereka. (OL-16)

Baca Juga

AFP/MANAN VATSYAYANA

Belajar dari Pengalaman Qatar

👤BUDI ERNANTO 🕔Jumat 09 Desember 2022, 05:40 WIB
PERJALANAN Qatar di Piala Dunia 2022 berakhir di fase grup. Walaupun berstatus sebagai tuan rumah, Qatar gagal memanfaatkan dukungan publik...
AFP

Kebangkitan Kuda Hitam Asia

👤Budi Ernanto 🕔Jumat 09 Desember 2022, 05:30 WIB
KEJUTAN ditunjukkan sejumlah tim dari Asia di Piala Dunia 2022. Arab Saudi menjadi tim pertama yang membuat heboh karena mereka mampu...
AFP/ANTHONY WALLACE

Piala Dunia Munculkan Potensi Lonjakan Kasus Baru

👤BUDI ERNANTO 🕔Jumat 09 Desember 2022, 05:20 WIB
INGGRIS dengan gemilang mampu menembus perempat final Piala Dunia 2022 berkat mengalahkan Senegal di babak 16 besar, Minggu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya