Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
STRIKER Inter Milan, Lautaro Martinez memiliki impian apabila nanti sudah selesai berkarier di Eropa. Pemain Argentina itu ingin kembali ke klub profesional pertamanya Racing Club Argentina.
Memang, masih jauh bagi pemain internasional Argentina itu untuk membahas fase akhir dari kariernya. Terlebih ia sekarang baru berusia 25 tahun.
Lautaro terus bersinar di Italia sejak merapat dari Racing pada 2018, mencetak 79 gol dalam 194 penampilan untuk raksasa Serie A, Inter dan tidak pernah menyembunyikan hasratnya untuk bisa pulang ke kampung halamannya pada suatu titik.
Namun, sang penyerang mengungkapkan impian untuk bisa kembali memperkuat klub masa kecilnya. "Itu akan menjadi mimpi bagi saya, untuk kembali ke sana. Saya memiliki banyak kenangan indah di lapangan di sana, dan tentang orang-orang yang mencintai saya," jelasnya.
"Saya tidak bisa mengatakan kapan akan pulang ke Racing. Namun yang pasti saya ingin kembali ke Argentina dan bermain lagi untuk mereka suatu hari nanti," imbuhnya.
Lautaro bersinar melalui tim muda Racing dan membuat 60 penampilan untuk tim senior, dengan koleksi 27 golnya yang mengesankan membuat dirinya menarik perhatian beberapa tim Eropa sebelum berlabuh ke Inter Milan.
Inter mengikat pemain internasional Argentina, yang akan berusaha menjadi bagian dari skuad negaranya untuk Piala Dunia 2022 di Qatar bulan depan, dengan kontrak baru pada Oktober tahun lalu yang akan membuatnya tetap di Giuseppe Meazza setidaknya hingga musim panas 2026. (Goal/OL-15)
Chivu seakan menegaskan tekad Nerazzurri untuk meninggalkan bayang-bayang masa transisi.
Inter Milan tampil dominan dengan kemenangan telak 5-0 atas Torino, mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara Serie A sekaligus menandai debut manis pelatih Cristian Chivu.
Gol kemenangan Inter Milan ke gawang Torino di laga Serie A dicetak oleh Aleesandro Bastoni, Marcus Thuram (dua gol), Lautaro Martinez, dan Ange Bonny.
Kedatangan Andy Diouf merupakan bagian dari rencana jangka panjang Inter Milan di bawah asuhan pelatih baru, Cristian Chivu, untuk menyegarkan skuad dengan pemain muda dan dinamis.
Atalanta mengeluarkan biaya transfer sebesar 17 juta euro (sekitar Rp307 miliar) untuk Nicola Zalewski dari Inter Milan.
Secara statistik Inter Milan lebih unggul dibanding Monza dengan menguasai 54% penguasaan bola dan melepaskan 19 tendangan yang empat di antaranya tepat sasaran.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved