Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI III DPR RI resmi menyetujui naturalisasi kewarganegaraan Republik Indonesia sesuai surat masuk Presiden RI atas nama Jordi Amat Maas dan Sandy Harry Walsh dalam rapat kerja dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) diwakili Wamenkumham Edward O.S Hiariej, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indoesia (PSSI) Mochamad Iriawan, Senin (29/8).
“Pimpinan dan Anggota Komisi III DPR RI yang saya hormati, kita telah mendengarkan bersama penjelasan mitra kita hari ini. Dan untuk kali ini tentu kita tawarkan sekali lagi apakah Komisi III DPR RI dapat menyetujui pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama Jordi Amat Maas dan Sandy Harry Walsh untuk selanjutnya diproses melalui peraturan perundangan?” tanya Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto yang kemudian serempak dijawab ‘setuju’ oleh segenap Pimpinan dan Anggota Komisi III DPR RI.
Merespons hal itu, Menpora menyampaikan apresiasi kepada Komisi III DPR RI yang telah menyampaikan keputusan bersejarah persetujuan kewarganegaraan Republik Indonesia kepada Jordi Amat Maas dan Sandy Harry Walsh.
“Secara khusus, saya menyampaikan terimakasih kepada Komisi III DPR. Ini keputusan bersejarah yang ditonton oleh seluruh rakyat terutama penggemar sepak bola. Dukungan Komisi III DPR RI adalah dukungan untuk Timnas Indonesia,” tandas Menpora.
Baca juga: Gagal Dapatkan Sponsor, PSSI Batal Gelar Piala Indonesia 2022-2023
Senada, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat diwawancarai usai rapat tersebut mengapresiasi persetujuan naturalisasi kewarganegaraan Republik Indonesia kepada Jordi Amat Maas dan Sandy Harry Walsh oleh Komisi III DPR RI.
Ketua Umum PSSI menegaskan, persetujuan naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh merupakan suatu kebanggaan yang telah ditunggu oleh publik untuk kepentingan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.
“Insya Allah, dalam waktu dekat Komisi X DPR RI juga dapat segera memberikan keputusan yang sama. Kami atas nama PSSI menyampaikan terimakasih kepada Komisi III DPR RI yang telah mendukung persepakbolaan nasional dimana Komisi III DPR RI menyetujui naturalisasi Jordi Amat Maas dan Sandy Harry Walsh. Insya Allah, Timnas Indonesia semakin kuat,” pungkas Ketua Umum PSSI menutup wawancara. (RO/OL-09)
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menegaskan laga kontra Persita Tangerang di pekan ke-22 Super League 2025/26 akan berjalan sulit meski dimainkan di Stadion GBLA.
PSMS Medan menang 3-1 atas Sumsel United dalam laga Pegadaian Championship di Stadion Utama Sumatra Utara, Sabtu (14/2). Felipe Cadenazzi cetak dua gol.
Persija Jakarta fokus memulihkan mental pemain jelang laga tandang kontra Bali United di pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.
Semen Padang FC menargetkan mencuri poin saat menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/2), guna memperbesar peluang keluar dari zona degradasi BRI Super League.
Ezequiel Vidal mencetak dua gol saat PSIM Yogyakarta menahan imbang Persik Kediri 2-2 di Stadion Gelora Joko Samudro. Hasil ini menjaga posisi PSIM di papan tengah klasemen.
Sumsel United membidik kemenangan atas PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara demi menjaga peluang promosi ke Super League. Laga krusial penentuan tiga besar.
Data 2020-2025 menunjukkan sebagian besar permohonan WNA dan anak hasil perkawinan campuran ditolak, menegaskan nilai tinggi status WNI.
FIFA menemukan adanya dugaan penggunaan dokumen palsu untuk meloloskan para pemain naturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam.
BABAK kelima penyisihan Piala Dunia 2026 Grup Asia Kamis lalu bergulir.
Timnas Malaysia saat ini berada di puncak klasemen Grup F Kualifikasi Piala Asia dengan 12 poin dari empat pertandingan.
FAM menyatakan kekecewaannya dan menegaskan akan mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut.
Komite Banding FIFA kemudian memutuskan untuk menolak seluruh banding FAM dan menjatuhkan sanksi penuh yang sebelumnya diberikan oleh Komite Disiplin FIFA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved