Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Tottenham Hotspur Antonio Conte mengaku frustrasi dengan hasil buruk yang terus didapat timnya belakangan ini. Teranyar, The Lilywhites kalah 1-0 melawan Burnley, Kamis (24/2).
Kekalahan ini membuat Conte marah besar. Pelatih asal Italia itu langsung menuju ruang ganti sendirian setelah wasit meniup peluit panjang. Spurs sudah kalah empat kali dari lima pertandingan terakhir di Liga Inggris. Padahal mereka baru saja memenangkan laga penting melawan Man City akhir pekan lalu.
Spurs semakin terlihat buruk karena Burnley saat ini berstatus salah satu tim penghuni zona degradasi klasemen Liga Premier.
"Saya tidak terbiasa dengan situasi ini. Saya sudah mencoba segalanya namun situasinya tidak berubah. Saya di sini untuk membantu klub dan jika masalahnya ternyata ada di pelatih saya siap untuk pergi, tidak masalah," kata Conte.
Mantan pelatih Juventus itu menolak untuk mengomentari soal pertandingan dan lebih memilih untuk berbicara soal situasi yang dihadapinya saat ini. Conte mengatakan sudah bekerja keras untuk membantu Spurs bangkit. Ia juga merasa skuadnya melakukan sama
"Saya tidak terbiasa dengan situasi ini. Saya mencoba segalanya tetapi situasinya tidak berubah. Saya tersedia dan terbuka dengan klub untuk melakukan apa yang diinginkan klub. Saya ingin membantu klub, saya banyak bekerja, saya bekerja sangat keras. Saya memberikan 20 jam sehari untuk Tottenham dan empat jam lainnya saya tidur tetapi itu tidak cukup," katanya.
Conte baru memimpin 22 pertandingan ditunjuk sebagai pengganti Nuno Espirito Santo pada November 2021. Namun, belum lama ini Conte mengutarakan ketidaksenangan dengan situasi yang dia warisi di Spurs.
Inkonsistensi itu membuat Spurs kini tertahan di peringkat ke-8 klasemen Liga Inggris dengan koleksi 39 poin dari 24 laga. Mereka untuk sementara tertinggal tujuh angka dari Manchester United yang sudah menyelesaikan 26 laga dan kini duduk di peringkat keempat atau batas akhir zona Liga Champions.
Terkait masa depan Conte, manajemen Spurs sampai saat ini belum berbicara. Adapun kontrak Conte di Spurs baru akan berakhir pada 30 Juni 2023. (BBC/OL-13)
Baca Juga: Rangnick Tegaskan Target MU Tetap Empat Besar di Liga
Andy Robertson mengakui bahwa ketertarikan dari Tottenham Hotspur memang nyata. Proses negosiasi bahkan sempat melibatkan pembicaraan serius di tingkat klub.
Ribuan suporter Tottenham tinggalkan stadion lebih awal saat kalah dari Crystal Palace. Manajer Tottenham, Igor Tudor, mengaku tidak terkejut dengan reaksi dingin para pendukungnya.
Analisis dampak finansial jika Tottenham Hotspur degradasi ke Championship. Dari anjloknya hak siar hingga kritik Gareth Bale soal kebijakan transfer klub.
Penyerang Tottenham Dominic Solanke berikan pesan pedas usai kekalahan dari Crystal Palace.
Meski Tottenham kalah dari Crystal Palace, Igor Tudor melihat sinyal kebangkitan.
Manajer Crystal Palace Oliver Glasner puji reaksi tim usai bekuk Tottenham, namun beri peringatan soal performa babak kedua dan update cedera Daniel Munoz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved