Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG Liverpool dan timnas Senegal, Sadio Mane, mengungkapkan bahwa menjuarai Piala Afrika adalah momen terbaik dalam hidupnya.
Senegal mengalahkan Mesir lewat adu penalti dengan skor 4-2 menyusul hasil imbang 0-0 dalam 120 menit pada partai final di Stadion Olembe, Kamerun, Senin (7/2) dini hari WIB.
Mane menyegel kemenangan skuad Singa Teranga lewat eksekusi penalti terakhir setelah upayanya pada menit ketujuh mampu digagalkan kiper Mesir, Gabaski. Pemain berusia 29 tahun itu menjadi pilar Senegal sepanjang turnamen. Ia mencetak gol kemenangan sejak laga pembuka saat timnya mengalahkan Zimbabwe 1-0.
“Saya sangat bangga dan saya pikir ini adalah momen terbaik dalam hidup saya. Hari ini adalah hari terbaik. Saya memenangkan Liga Champions dan beberapa trofi lain, tapi saya pikir ini yang spesial bagi saya, ini lebih penting bagi saya,” tambahnya.
Bergabung dengan Liverpool dari Southampton pada 2016, Mane membantu The Reds raih gelar Liga Primer pada 2020, serta Liga Champions, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub FIFA pada 2019. (Goal/OL-15)
Pelatih timnas Senegal Pape Thiaw dinyatakan bersalah atas perilaku tidak sportif yang dianggap mencoreng citra sepak bola.
Intip bonus luar biasa pemain Timnas Senegal usai juara Piala Afrika 2025. Dari uang tunai Rp2,2 miliar hingga lahan 1.500 meter di kawasan prestisius.
Meski pulang dengan gelar pencetak gol terbanyak, luka akibat kegagalan penalti di partai final melawan timnas Senegal tampaknya jauh lebih membekas di hati Brahim Diaz.
FRMF menilai aksi mogok bermain timnas Senegal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap psikologis dan performa para pemain Maroko yang sedang berada di atas angin.
Senegal kemudian memastikan gelar juara lewat gol Pape Gueye pada babak tambahan waktu yang membungkam suporter Maroko di Stadion Prince Moulay Abdellah.
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
Senegal kemudian memastikan gelar juara lewat gol Pape Gueye pada babak tambahan waktu yang membungkam suporter Maroko di Stadion Prince Moulay Abdellah.
Sadio Mane menjalani debut internasional pada 2012 dan telah mencatat lebih dari 120 penampilan bersama timnas Senegal.
Timnas Senegal melaju ke final Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan timnas Mesir 1-0 lewat gol Sadio Mane. Simak hasil dan statistik lengkap pertandingannya di sini.
Timnas Senegal mengawali Grup D AFCON 2025 dengan kemenangan telak atas Botswana. Nicolas Jackson jadi bintang lewat dua gol, sementara kiper lawan cegah skor lebih besar.
Al Nassr membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui tendangan voli Sadio Mane setelah memanfaatkan umpan akurat dari Marcelo Brozovic.
Kekesalan kapten Timnas Portugal itu bukan hanya kalah dari rival abadinya di Arab Saudi saja. Namun para penonton Al-Hilal kerap kali meneriakan nama Lionel Messi saat pertandingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved