Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SENEGAL melaju ke final Piala Afrika untuk kedua kalinya secara berturut-turut setelah menaklukkan Burkina Faso dalam pertandingan empat besar di Yaounde, Kamis (3/2) dini hari WIB, ketika Abdou Diallo, Idrissa Gana Gueye, dan Sadio Mane mencetak gol di babak kedua untuk memastikan kemenangan 3-1.
Tim Aliou Cisse mendapat dua tendangan penalti pada babak pertama namun keduanya dibatalkan lagi oleh wasit asal Ethiopia yang berubah pikiran setelah tinjauan VAR.
Namun, Senegal unggul tepat setelah tengah babak kedua ketika bek Paris Saint-Germain Diallo menyeruak di dalam kotak untuk menciptakan penyelesaian ala striker.
Baca juga: Kamou Malo Bawa Harapan untuk Burkina Faso di Piala Afrika 2021
Gol kedua terjadi pada menit ke-76 ketika Mane memberikan assist yang luar biasa kepada Gueye, yang juga pemain PSG, untuk mencetak gol. Mane kemudian menuntaskan kemenangan timnya di akhir pertandingan setelah Blati Toure membalaskan satu gol untuk Burkina Faso.
Tim peringkat teratas Afrika itu akan menghadapi pemenang laga semifinal lainnya antara tuan rumah Kamerun dan Mesir, yang akan dimainkan pada Jumat (4/2) dini hari WIB.
Kamerun dan Mesir adalah dua negara paling sukses dalam sejarah Piala Afrika dengan total sudah menggondol 12 gelar juara, sementara Singa Teranga masih berusaha memburu mahkota kontinental pertam mereka, dua setengah tahun setelah kalah melawan Aljazair di final di Kairo.
Lawan mereka di laga semifinal tadi pun tidak bisa diremehkan.
Burkina Faso sudah membuktikan diri sebagai tim muda berbakat dan didorong hasrat memberikan kegembiraan kepada para pendukung mereka di negara yang terguncang setelah Presiden Roch Marc Christian Kabore digulingkan kudeta militer, pekan lalu.
Itu terjadi dengan latar belakang pemberontakan jihadis di negara yang terkurung daratan itu. Pelatih mereka Kamou Malo, menyebut kudeta itu memberi 'motivasi tambahan' bagi timnya.
Mereka bertarung gigih dan bersemangat melawan Senegal sepanjang laga, tetapi mereka tidak cukup sering menyulitkan penjaga gawang Chelsea Edouard Mendy yang menjaga gawang Senegal.
Sebaliknya, kiper mereka, Herve Koffi, ditandu keluar lapangan dalam waktu setengah jam setelah menjatuhkan diri usai meninju bola yang jelas karena dilanggar Cheikhou Kouyate dalam pertarungan bola atas.
Wasit Bamlak Tessema awalnya memberikan tendangan penalti sebelum berubah pikiran setelah tinjauan VAR. Kouyate dapat melanjutkan tetapi Koffi tidak bisa.
Tessema juga menunjuk titik putih pada injury time babak pertama ketika tembakan Gueye mengenai lengan pemain Burkina Faso Edmond Tapsoba di kotak penalti, tetapi sekali lagi dia berubah pikiran setelah tinjauan video menunjukkan lengan bek itu berada dekat tubuhnya.
Kebuntuan tercipta pada 20 menit tersisa ketika Kalidou Koulibaly melepaskan tendangan akrobatik untuk meneruskan tendangan sudut dan secara tidak sengaja jatuh ke kaki Diallo yang tidak ayal mencetak gol untuk mengalahkan kiper pengganti Soufiane Farid Ouedraogo.
Tekanan yang dilancarkan Senegal membuat gol kedua tercipta saat Mane melewati garis lapangan untuk mengumpan Gueye, yang melesat mengalahkan Bamba Dieng hingga finis.
The Stallions kemudian memperkecil ketertinggalan, delapan menit menjelang pertandingan usai, ketika umpan silang Issa Kabore dialihkan oleh lutut Toure.
Mane lalu membungkus kemenangan Senegal setelah dengan bersih menciptakan gol pamungkas pada menit ke-87 untuk menjadikan kedudukan 3-1.
Mane berpotensi bertemu dengan rekan satu timnya di Liverpool Mohamed Salah di laga final, jika Mesir bisa mengalahkan Kamerun dalam semifinal Piala Afrika lainnya, Jumat (4/2) dini hari WIB. (Ant/OL-1)
Meski pulang dengan gelar pencetak gol terbanyak, luka akibat kegagalan penalti di partai final melawan timnas Senegal tampaknya jauh lebih membekas di hati Brahim Diaz.
FRMF menilai aksi mogok bermain timnas Senegal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap psikologis dan performa para pemain Maroko yang sedang berada di atas angin.
Kekecewaan mendalam menyelimuti pendukung Maroko usai tim nasional mereka gagal meraih gelar Piala Afrika. Dalam laga final yang berlangsung dramatis hingga perpanjangan waktu.
Sadio Mane menjalani debut internasional pada 2012 dan telah mencatat lebih dari 120 penampilan bersama timnas Senegal.
Timnas Senegal melaju ke final Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan timnas Mesir 1-0 lewat gol Sadio Mane. Simak hasil dan statistik lengkap pertandingannya di sini.
Simak preview semifinal Piala Afrika 2025 antara Senegal vs Mesir. Duel Mane vs Salah kembali tersaji di Grand Stade de Tanger, Rabu (14/1).
Pantai Gading lolos ke perempat final Piala Afrika 2025 usai membungkam Burkina Faso 3-0. Amad Diallo, Yan Diomande, dan Bazoumana Toure jadi pahlawan kemenangan.
Pertandingan krusial Piala Afrika 2025 antara Sudan vs Burkina Faso di Group E berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Timnas Burkina Faso pada Rabu (31/12) di Stade Mohammed V.
Mali, yang tersingkir dua kali di babak penyisihan grup dan dua kali di babak 16 besar sejak finis di posisi ketiga, 11 tahun lalu, akan berhadapan dengan timnas Pantai Gading di perempat final.
Burkina Faso masih memuncaki klasemen grup dengan empat poin dan akan berhadapan dengan Angola pada pertandingan terakhir di fase grup.
Hasil itu berarti Burkina Faso, yang merupakan runner-up Piala Afrika 2013, memuncaki klasemen Grup D setelah Aljazair dan Angola bermain imbang 1-1, Senin (15/1).
Nasib Timnas Indonesia ditentukan dari hasil laga Korea Selatan melawan Burkina Faso di Grup E dan Meksiko kontra Selandia Baru di Grup F.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved