Sabtu 15 Januari 2022, 06:30 WIB

Bayern Muenchen Satu-Satunya yang Biru

Suryopratomo Pemerhati Sepak Bola | Sepak Bola
Bayern Muenchen Satu-Satunya yang Biru

MI/Seno
Suryopratomo Pemerhati Sepak Bola

 

ADA berapa jumlah klub sepak bola di Eropa? Menurut data Liga Eropa, tercatat ada 1.054 klub di 31 negara Eropa. Mereka berkompetisi di 39 kompetisi profesional dan amatir yang terbagi ke dalam 59 divisi.

Dua tahun pandemi covid-19 memorak-porandakan keuangan klub-klub itu. Tahun lalu yang diharapkan menjadi titik balik kebangkitan sepak bola ternyata terganggu lagi oleh covid-19. Beberapa klub seperti Tottenham

Hotspur terpaksa tidak bisa turun bertanding karena sebagian besar pemainnya terinfeksi covid-19.

Varian omikron menjadi sumber malapetaka baru. Meski tingkat kesakitan dan kematiannya lebih rendah jika dibandingkan dengan varian delta, tetapi ketika terinfeksi, semua pemain harus menjalani karantina sekitar 7 hari.

Spurs harus tersingkir dari ajang Liga Eropa bukan karena kalah bertanding. Mereka dicoret karena tidak bisa memainkan pertandingan terakhir melawan Rennes. Tim asuhan Antonio Conte dinyatakan kalah walk-over 0-3 karena tidak bisa turun ke lapangan akibat banyak pemain terinfeksi covid-19.

Conte marah dengan keputusan UEFA yang menyingkirkan Spurs. Namun, UEFA tidak mungkin menunggu para pemain Spurs sembuh dari covid-19 karena kompetisi Liga Eropa tidak mungkin ditunda hanya menunggu satu klub yang terinfeksi covid-19.

Tersingkirnya Spurs dari ajang Liga Eropa membawa kerugian secara fi nansial. Setidaknya klub dari London Utara itu berkurang jumlah pertandingan yang bisa mereka mainnya. Ini tentunya berpengaruh kepada potensi penerimaan yang seharusnya bisa mereka peroleh.

Sepanjang 2021 ternyata hanya satu klub di Eropa yang masih bisa membukukan keuntungan. Satu klub itu ialah Bayern Muenchen. Tahun lalu laporan keuangan mereka masih mencatat keuntungan setelah pajak sebesar 1,8 juta euro atau sekitar Rp28 miliar.

Bayern Muenchen bisa selamat karena mampu mengendalikan pengeluaran untuk belanja pemain. Rasio antara biaya operasional untuk staf dan pemain jika dibandingkan dengan pendapatan merupakan yang terendah di antara semua klub, yakni 58%.

“Pandemi memperbesar masalah keberlanjutan finansial dan kerapuhan ekosistem sepak bola,” kata Kepala Bidang Olahraga KPMG Global, Andrea Sartori, yang meneliti keuangan klub-klub sepak bola di Eropa.

Klub seperti Manchester City memang mampu membukukan penerimaan terbesar, yakni 644,2 juta euro, tetapi mereka merugi. Sebaliknya, Bayern Muenchen dengan penerimaan sebesar 597,5 juta euro bisa untung 1,8 juta euro.

 

 

Guardiola kembali

Di tengah gelombang omikron yang mengganggu klub-klub, Manchester City mendapatkan berita yang menggembirakan. Pelatih Josep Guardiola pada Kamis (13/1) petang sudah keluar dari isolasi dan bisa mendampingi tim asuhannya saat menjamu Chelsea malam ini di Stadion Etihad.

Setidak 21 orang di kubu the Citizens positif terinfeksi oleh covid-19 pekan lalu. Selain Pep Guardiola, ada tujuh pemain inti yang harus menjalani isolasi selama tujuh hari sesuai dengan peraturan yang berlaku di Inggris. Akibatnya, Manchester City terpaksa tampil dengan pemain lapis kedua saat menghadapi Swindon di babak ketiga Piala FA, pekan lalu.

Pihak the Citizens tidak pernah mau mengungkap siapa pemain mereka yang terinfeksi oleh covid-19. Namun, saat bertandang ke Swindon pemain-pemain seperti Raheem Sterling, Jack Grealish, John Stones, Oleksandr Zinchenko, Phil Foden, dan Fernandinho tidak masuk tim.

Selama sepekan Manchester City pun harus ditangani asisten pelatih Rodolfo Borrell. Saat menghadapi Swindon, Borrell berkomunikasi secara intensif melalui telepon dengan Guardiola sampai asisten pelatih itu kehabisan baterai.

Kehadiran Guardiola dan tujuh pemainnya malam ini sangat penting karena akan menjadi salah satu penentu sukses the Citizens untuk mempertahankan gelar juara. Kemenangan atas Chelsea—yang berada di peringkat kedua—akan semakin memperlebar pengumpulan poin di antara kedua tim itu menjadi 13 poin.

Manchester City sedang berada dalam performa terbaik dengan 11 kali menang di Liga Primer. Guardiola tidak ingin irama permainan tim asuhannya terlalu lama terganggu oleh covid-19 karena ada dua tim yang berpotensi untuk mengancam posisi mereka, yakni Chelsea dan Liverpool.

Dengan belajar dari kesalahan di final Liga Champions musim lalu, Pep Guardiola tidak akan membiarkan lapangan tengah terlalu terbuka. Rodrigo Hernandez atau Fernandinho akan ditempatkan sebagai jangkar untuk menjaga keseimbangan tim. Tugas Kevin de Bruyne dan Ilkay Guendogan menopang serangan.

Absennya Riyad Mahrez yang harus memimpin Aljazair di Piala Afrika tidak menjadi masalah karena Pep masih memiliki Bernando Silva. Permainan pemain asal Portugal itu semakin matang sehingga sering menjadi penentu kemenangan Manchester City.

Tidak adanya ujung tombak murni juga tidak menjadi masalah besar bagi the Citizens. Gabriel Jesus, Silva, dan baik Phil Foden maupun Sterling bisa bergantian memainkan peran sebagai false nine. Bahkan Manchester City menjadi klub paling produktif dengan mencetak lima gol pada setiap dua pertandingan yang mereka mainkan.

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel harus merumuskan strategi yang jitu untuk meredam ketajaman tim tuan rumah. Kemenangan malam ini penting bagi the Blues untuk menjaga harapan bersaing dengan Manchester City guna memperebutkan juara Liga Primer.

Kunci kekuatan Chelsea ada pada double-six mereka. Ada tiga pemain yang bisa dipilih untuk menempati dua posisi gelandang bertahan, yakni N’Golo Kante, Jorginho, dan Mateo Kovacic. Ketiga pemain itu berada dalam penampilan terbaik sehingga siapa pun yang diturunkan akan menjadi pilar andalan the Blues untuk mengimbangi permainan the Citizens.

Tuchel hanya perlu mengoptimalkan kembali pola 3-4-3 yang menjadi kekuatan Chelsea. Pelatih asal Jerman itu harus menemukan pemain yang punya kecepatan dan berani untuk bertarung melawan 11 pemain Manchester City. Tim tuan rumah akan semakin menjadi-jadi apabila diberi ruangan untuk bermain dengan pergerakan bola yang cepat dari kaki ke kaki.

Kapten kesebelasan Cesar Azpilicueta bisa menjadi pilihan mengisi posisi tiga center-back karena memiliki kecepatan. Dua lainnya bisa diisi Thiago Silva dan Antonio Rudiger. Kalau Silva dianggap terlalu lamban, pilihan yang tersedia Andreas Christensen.

Ketiga center-back perlu bermain taktis dan cepat membaca permainan karena Manchester City sangat kreatif dan cepat ketika masuk kotak penalti lawan. Kalau tiga center-back bisa solid bermain, itu akan sangat membantu kiper Kepa Arrizabalaga, yang akan mengisi tempat Edouard Mendy.

Peran gelandang sayap baik Reece James maupun Ben Chilwell ataupun Marcos Alonso sangat penting untuk membantu pertahanan dan menekan lawan, apalagi jika Romelu Lukaku bisa tampil istimewa di depan dengan Mason Mount dan Kai Havertz memasok bola bagi penyerang asal Belgia itu. Meski tidak diunggulkan, the Blues bisa menjadi batu sandungan dan tim pertama yang mematahkan rekor tidak terkalahkan Manchester City.

Baca Juga

Twitter Bali United

Bali United Optimistis Petik Poin Penuh dari Persita

👤Ant 🕔Senin 17 Januari 2022, 17:55 WIB
Ia berharap lini belakang Bali United mampu meredam serangan dari...
ANTARA/Sigid Kurniawan

Ketua PSSI Minta Timnas Putri Contoh Semangat Timnas Piala AFF 2020

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 17 Januari 2022, 13:30 WIB
Timnas putri Indonesia yang berkekuatan 23 pemain berangkat ke India pada Senin (17/1) dini hari...
DOK PSSI

PSSI Jamin Posisi Shin Tae-yong, Muncul Opsi Perpanjangan Kontrak

👤Mediaindonesia 🕔Senin 17 Januari 2022, 13:15 WIB
Posisi pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong aman sesuai kontrak, yakni sampai tahun 2023, dan bahkan kontrak itu bisa saja...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya