Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Thailand Alexandre Polking mengklaim strategi yang diterapkan skuatnya berhasil mematahkan taktik Indonesia saat kedua kesebelasan bersua di laga leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (29/12) malam.
Hal itulah, kata Polking dalam konferensi virtual setelah pertandingan, menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia sulit
mengembangkan permainan dan akhirnya kalah 0-4.
"Kami mengetahui Indonesia memiliki pemain yang bagus terutama pemain sayap. Jadi kami mengubah sistem ke 4-2-3-1 untuk menutup jalur itu," ujar juru taktik berkewarganegaraan Brasil-Jerman tersebut.
Baca juga: Pascakekalahan Timnas di Laga Leg Pertama Final Piala AFF, Laman Daring PSSI Diretas
Para pemainnya, lanjut Polking, dapat menjalankan perubahan-perubahan dengan baik, termasuk ketika dirinya menempatkan Weerathep Pomphan, yang awalnya gelandang, menjadi bek setelah bek tengah Yusef Elias Dolah ditarik keluar karena cedera.
Menurut Polking, perubahan itu cukup berisiko tetapi harus dilakukan agar timnya tetap mengendalikan pertandingan dan mendominasi penguasaan bola.
"Performa yang luar biasa dari pemain. Saya ingin mengucapkan selamat kepada mereka yang dapat mengeksekusi ide dan strategi di lapangan dengan baik sehingga kami dapat mengakhiri pertandingan dengan kemenangan," tutur pelatih berusia 45 tahun itu.
Sudah menang dengan selisih empat gol, Polking menilai peluang timnya untuk menjadi juara Piala AFF 2020 semakin besar.
Akan tetapi, dia meminta anak-anak asuhnya untuk selalu fokus dan tidak tenggelam dalam euforia.
"Kami memiliki keuntungan besar dan satu tangan kami sudah menggenggam trofi juara untuk dibawa ke Thailand. Semua ini tentunya tidak bisa dilakukan tanpa pemain. Pekerjaan sebagai pelatih akan jauh lebih mudah jika memiliki pemain-pemain berkualitas tinggi seperti yang ada di tim ini," kata Polking.
Timnas Thailand menundukkan Indonesia dengan skor 4-0 pada laga leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (29/12) malam.
Dua dari empat gol Thailand dijaringkan oleh Chanathip Songkrasin dan sisanya disumbangkan Supachok Sarachart serta Bordin Phala.
Hasil tersebut membuat Thailand lebih 'santai' menyambut laga leg kedua karena Indonesia memerlukan kemenangan dengan selisih minimal lima gol untuk menjadi juara.
Pertandingan leg kedua final Piala AFF 2020 akan digelar pada Sabtu (1/1) malam di Stadion Nasional, Singapura. (Ant/OL-1)
FIFA Series merupakan turnamen dua tahunan yang dirancang untuk mempertemukan negara-negara dari konfederasi yang berbeda.
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Nova Arianto menekankan bahwa keberlanjutan program dan pembangunan mentalitas pemain harus tetap menjadi prioritas utama bagi pelatih baru demi menjaga mimpi menuju Piala Dunia.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Timnas putri Indonesia menghuni posisi juru kunci klasemen sementara Grup A sepak bola putri SEA Games 2025, setelah kalah telak 0-8 dari tuan rumah Thailand.
Thailand, yang merupakan tim tuan rumah dan peringkat 53 dunia, akan dihadapi Indonesia pada hari ini, Kamis (4/12), pukul 18.30 WIB di Stadion Chonburi.
TIM nasional U-22 Thailand dan Vietnam memulai langkah mereka di cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2025 dengan kemenangan meyakinkan, Rabu (3/12).
“Tentu saja kami ingin memenangkan pertandingan dalam 90 menit. Tapi jika harus sampai ke adu penalti, semuanya bergantung pada mental dan keberuntungan,”
Timnas Thailand sukses menempati peringkat ketiga ASEAN Championship U-23 2025 setelah menaklukkan timnas Filipina dengan skor 3-1 di partai perebutan tempat ketiga
Timnas Thailand melaju ke semifinal ASEAN Championship 2025 usai menahan imbang Myanmar tanpa gol di laga pamungkas Grup C.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved