Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Indonesia Shin Tae-yong mengakui Thailand bermain lebih baik dan berpengalaman sehingga mampu menang 4-0 di laga leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (29/12) malam.
"Thailand tampil sempurna hari ini, tetapi tidak dengan kami. Saya mengakui kekalahan ini," ujar Shin dalam konferensi pers virtual usai pertandingan.
Menurut juru taktik asal Korea Selatan (Korsel) itu, para pemainnya gugup setelah lawan mencetak gol pertama saat laga baru berlangsung 2 menit melalui kaki Chanathip Songkrasin.
Baca juga: Shin Tae-yong Kaget Indonesia Kebobolan Empat Gol
Hal itu dianggap Shin tidak lepas dari kurangnya pengalaman para pemainnya, yang rata-rata berusia 23 tahun ke bawah, menghadapi partai final turnamen sebesar Piala AFF.
Dari semua pemain yang diturunkan Shin dalam pertandingan puncak tersebut, hanya Fachruddin Aryanto yang pernah mencicipi pertandingan final Piala AFF tepatnya pada 2016, saat Indonesia juga melawan Thailand.
Nama lain yakni Evan Dimas sejatinya masuk skuat final Piala AFF 2016, tetapi ketika itu hanya mengisi bangku cadangan selama dua leg final.
"Permasalahan kami adalah kurangnya pengalaman. Gol pertama Thailand membuat pemain gugup dan kami kesulitan. Sebenarnya kami memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan pada akhir babak pertama, tetapi Alfeandra Dewangga gagal membuat gol," kata Shin.
Timnas Indonesia kalah dengan skor 0-4 dari Thailand pada laga leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (29/12) malam.
Dua dari empat gol Thailand dijaringkan Chanathip Songkrasin dan sisanya disumbangkan Supachok Sarachart serta Bordin Phala.
Hasil tersebut membuat Indonesia harus menang dengan selisih minimal lima gol pada laga leg kedua untuk menjadi juara.
Laga leg kedua final Piala AFF akan digelar pada Sabtu (1/1) malam di Stadion Nasional, Singapura. (Ant/OL-1)
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Nova Arianto menekankan bahwa keberlanjutan program dan pembangunan mentalitas pemain harus tetap menjadi prioritas utama bagi pelatih baru demi menjaga mimpi menuju Piala Dunia.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Selain Indonesia dan Saint Kitts and Nevis, dua negara lain yang turut ambil bagian dalam FIFA Series di Indonesia ialah Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Timnas putri Indonesia menghuni posisi juru kunci klasemen sementara Grup A sepak bola putri SEA Games 2025, setelah kalah telak 0-8 dari tuan rumah Thailand.
Thailand, yang merupakan tim tuan rumah dan peringkat 53 dunia, akan dihadapi Indonesia pada hari ini, Kamis (4/12), pukul 18.30 WIB di Stadion Chonburi.
TIM nasional U-22 Thailand dan Vietnam memulai langkah mereka di cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2025 dengan kemenangan meyakinkan, Rabu (3/12).
“Tentu saja kami ingin memenangkan pertandingan dalam 90 menit. Tapi jika harus sampai ke adu penalti, semuanya bergantung pada mental dan keberuntungan,”
Timnas Thailand sukses menempati peringkat ketiga ASEAN Championship U-23 2025 setelah menaklukkan timnas Filipina dengan skor 3-1 di partai perebutan tempat ketiga
Timnas Thailand melaju ke semifinal ASEAN Championship 2025 usai menahan imbang Myanmar tanpa gol di laga pamungkas Grup C.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved