Sabtu 06 November 2021, 23:40 WIB

PSSI: Yang Tahu Pelaku Pengaturan Skor Segera Melapor

Ant | Sepak Bola
PSSI: Yang Tahu Pelaku Pengaturan Skor Segera Melapor

Dok PSSI
Mochamad Iriawan

 

KETUA Umum PSSI Mochamad Iriawan meminta semua pihak yang mengetahui apa saja terkait praktik pengaturan skor di sepak bola Indonesia untuk melapor, baik itu ke PSSI atau langsung ke pihak kepolisian. "Kalau ada yang mengetahuinya, informasikan kepada kami. Kalau misalnya tidak percaya kepada PSSI, bisa langsung ke polisi. Pasti nanti akan diungkap," ujar Iriawan di Jakarta, Sabtu (6/11)..

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menyebut bahwa PSSI tidak bisa setiap hari melakukan pengawasan kepada seluruh pemain, perangkat pertandingan serta ofisial yang ada. Oleh karena itu, Iriawan berharap adanya bantuan dari berbagai pihak agar praktik-praktik kotor sepak bola dapat dibersihkan.


"Kami hanya ingin sepak bola Indonesia ini maju. Kami akan 'menghajar' siapa saja yang terlibat termasuk apabila itu pengurus," tutur purnawirawan polisi berpangkat Komisaris Jenderal tersebut.

Iriawan pun meminta hal serupa dari tayangan Mata Najwa yang pada Rabu (3/11) mengangkat tema "PSSI Bisa Apa jiid 6: Lagi-lagi Begini" dan mengundang beberapa narasumber termasuk seseorang dengan label "Mr. Y" yang menyebut dirinya wasit Liga 1. Dia mengaku terlibat dalam pengaturan dua pertandingan di Liga 1 Indonesia musim 2021-2022.

Iwan Bule ingin pihak Mata Najwa membongkar siapa sosok Mr. Y tersebut di hadapan polisi. "Bukalah di polisi. Kan, bisa datang, misalnya ke Polda Metro Jaya. Kami tidak mengetahui siapa itu Mr. Y. Untuk sementara kami bisa saja mengiranya itu hanya karangan atau benar. Silakan 'hajar' semua termasuk jika ada pengurus yang terlibat," kata Iriawan.

Kasus pengaturan skor di Indonesia ramai diperbincangkan kembali setelah klub Liga 2 Peserang melaporkan dugaan pengaturan skor yang dilakukan lima pemainnya kepada PSSI. PSSI menindaklanjuti laporan itu dan pada Rabu (3/11) menjatuhkan hukuman berat yakni tak bisa beraktivitas di sepak bola nasional selama dua sampai lima tahun serta denda puluhan juta rupiah untuk lima pemain yang terlibat yakni Eka Dwi Susanto, Fandy Eky, Ivan Julyandhy, Ade Ivan Hafilah dan Aray Suhendri.

Bola panas bergulir semakin cepat setelah pada hari yang sama program Mata Najwa menayangkan diskusi dengan tema serupa dan bahkan mengundang terduga pelaku yang identitasnya dirahasiakan. PSSI sendiri sudah melaporkan kasus percobaan suap untuk mengatur hasil pertandingan tersebut ke Polda Metro Jaya. (OL-8)

 

Baca Juga

AFP/Lindsey Parnaby

Klopp Sedih Harus Lepas Minamino

👤Widhoroso 🕔Rabu 29 Juni 2022, 19:25 WIB
LIVERPOOL akhirnya harus melepas Takumi Minamino setelah dua tahun lebih memberdayakan pemain andalan timnas Jepang...
AFP

Tiba Di Milan, Lukaku Segera Rampungan Kepulangannya Ke Inter Milan

👤Widhoroso 🕔Rabu 29 Juni 2022, 19:13 WIB
ROMELU Lukaku sudah mendarat di Kota Milan, Italia, untuk merampungkan kepulangannya ke Inter Milan dalam kesepakatan peminjaman senilai 8...
Antara

Pelatih Borneo FC Bawa Misi Khusus Jelang Laga Kontra PSM Makassar

👤Akmal Fauzi 🕔Rabu 29 Juni 2022, 18:12 WIB
Pasalnya, pelatih Borneo FC, Milomir Seslija, sebelumnya merupakan pelatih PSM Makassar. Namun, dirinya menilai PSM sebagai tim yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya