Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 50 negara telah dihukum karena perilaku buruk dalam laga internasionnal barru-baru ini. Hal itu dikayakan FIFA, Senin (1/11) meski mayoritas mendapatkan hukuman lebih ringan ketimbang dua laga tanpa penonton yang dijatuhkan pada Hongaria.
Sejumlah keputusan komite disiplin FIFA diungkapkan, termasuk detail hukuman bagi Hongaria karena ulah rasis pendukung mereka serta pelanggaran keamanan termasuk melemparkan bom asap dalam laga melaan Inggris dan Andorra.
Hongaria diganjar hukuman dua laga tanpa penonton, satu hukuman percobaan, dan laga tandang tanpa pendukung, serta denda sebesar 281 ribu Swiss franc.
Baca juga: Blatter dan Platini Didakwa Pengadilan Swiss
Albania, Meksiko, dan Panama juga harus menggelar satu laga kandang tanpa penonton sementara pendukung Polandia dilarang menghadiri satu laga tandang.
Argentina, Cile, El Salvador, Honduras, Montenegro, dan Peru diganjar hukuman menggelar laga kandang dengan jumlah penonton terbatas.
Argentina juga mendapat peringatan karena laga kandnag melawan Bolivia digelar terlambat serta didenda sebesar 30 ribu franc karena ulang pendukung mereka yang bersikap diskrimiatif terhadap Uruguay.
Adapun Andorra diganjar denda karena timnas mereka menerima enam kartu kuning dalam laga melaan Inggris.
Hukuman lain dijatuhkan kepada Prancis berupa denda sebesar 2 ribu franc karena pendukung mereka tidak mengenakan masker dalam laga kandang melawan Bosnia-Herzegovina, September lalu.
Adapun Kazakhstan didenda setelah pendukung mereka membentangkan spanduk bergambar prajurit Uni Soviet di Perang Dunia II yang memerangi Nazi.
Moldova dihukum karena ada drone yang mengganggu lagu kebangsaan sebelum laga melawan Austria. (AFP/OL-1)
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden UEFA Aleksander Ceferin dilaporkan ke ICC atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang di Palestina.
Hanya dalam waktu empat pekan, FIFA mencatat ada 508 juta permintaan tiket, padahal kapasitas yang tersedia hanya sekitar 7 juta kursi.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved