Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
BENFICA menyatakan siap bersaing di fase grup Liga Champions 2021/2022. Skuad asuhan Jorge Jesus itu melaju ke fase grup Liga Champions setelah menahan imbang tuan rumah PSV Eindhoven dengan skor 0-0, Rabu (25/8) dini hari WIB.
Mereka harus menuntaskan laga dengan 10 pemain di Stadion Philips, Eindhoven, Belanda. Hasil ini memastikan Benfica berlaga di fase grup karena menang 2-1 pada laga pertama di kandang sendiri.
"Kami banyak bertarung melawan tim yang sangat sulit. Sekarang mari bersiap-siap untuk babak penyisihan grup. Ini klub sangat besar dan kami ingin menunjukkan sepak bola kami ke Eropa," kata gelandang Benfica, Julian Weigl.
Baca juga: Monaco Siap Bangkit di Laga Leg Kedua Playoff Liga Champions
Benfica kembali ke fase grup Liga Champions setelah semusim absen, sementara PSV harus rela lagi-lagi hanya main di fase grup Liga Europa untuk tiga musim beruntun.
Menurut Weigl, lolos ke fase grup Liga Champions adalah tujuan utama Benfica di awal musim.
"Babak penyisihan grup adalah tujuan pertama musim ini, bagaimanapun juga, Benfica adalah klub Liga Champions. Kami selalu bersatu dan solid," jelasnya.
Klub Swiss Young Boys juga lolos setelah menang 3-2 di kandang Ferencvaros (Hungaria). Mereka melaju dengan kemenangan agregat 6-4.
Gol Young Boys dalam laga itu dicetak Cedric Zesiger, Christian Fassnacht, dan Felix Mambimbi. Gol Ferencvaros diceploskan Henry Wingo dan Ryan Mmaee.
Saat kedudukan 2-2, Ferencvaros harus bermain dengan 10 orang setelah Aissa Laidouni mendapat kartu kuning kedua.
Di pertandingan lain, Juara Swedia Malmo tetap lolos meski kalah 2-1 di Ludogorets (Bulgaria). Mereka melaju dengan keunggulan agregat 3-2. (UEFA/OL-1)
Real Madrid menjamu Benfica di leg 2 playoff Liga Champions 2026. Los Blancos unggul agregat 1-0. Simak prediksi, susunan pemain, dan jadwal lengkapnya.
Gianluca Prestianni ikut berlatih bersama rekan setimnya di Madrid, Selasa (24/2), meskipun saat ini ia tengah menjalani sanksi larangan bermain satu pertandingan dari UEFA.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
UEFA resmi menunjuk penyelidik khusus untuk mendalami dugaan penghinaan rasial yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved