Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
JADON Sancho buka suara soal penaltinya yang gagal saat Inggris kalah oleh Italia dalam adu penalti di final EURO 2020 serta hinaan rasial yang terjadi setelahnya. Sancho bersama Marcus Rashford dan Bukayo Saka gagal sebagai algojo saat adu penalti dalam laga yang berlangsung di Stadion Wembley tersebut.
Pemain 21 tahun itu meminta maaf kepada rekan satu tim dan para penggemar setelah gagal menendang penalti. Namun bersumpah untuk bangkit bersama tim nasional.
"Saya menghabiskan beberapa hari untuk introspeksi dan masih merasakan berbagai emosi. Saya ingin meminta maaf kepada semua rekan satu tim saya, staff kepelatihan, dan yang terpenting semua penggemar yang saya kecewakan. Ini adalah perasaan terburuk yang pernah saya alami sepanjang karier saya. Bahkan perasaan ini sulit untuk dituangkan ke dalam kata-kata, tapi ada banyak sisi positif yang bisa diambil dari turnamen ini meski kekalahan ini akan terasa perih untuk waktu yang lama," unggahnya di media sosial.
"Saya siap dan percaya diri untuk menjadai algojo penalti. Saya pernah mencetak gol melalui tendangan penalti di level klub, saya telah melatihnya berulang kali bagi klub dan timnas. Tetapi kali ini belum saatnya," imbuh Sancho.
Sancho juga membahas hinaan rasial yang ia dan dua koleganya alami setelah gagal penalti. Ia mengaku tidak akan berpura-pura tidak melihat hinaan rasial yang diterimanya bersama Rashford dan Saka.
"Kebencian tak akan pernah menang. Kepada semua pemuda yang pernah menerima hinaan yang sama, tegakkan kepala tinggi-tinggi dan terus kejar mimpi Anda. Saya bangga dengan tim Inggris ini dan bagaimana kami menyatukan satu bangsa di masa 18 bulan yang sulit bagi begitu banyak orang," tegasnya.
Sancho bukan satu-satunya yang membicarakan kekalahan mereka melalui media sosial. Melalui media sosial, Rashford mengaku dirinya merasa "mengecewakan semua orang" dengan gagal mengeksekusi penalti.
Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) juga mengutuk ujaran kebencian yang ditujukan kepada ketiga pemain tersebut dengan menuntut pemerintah dan perusahaan media sosial bertindak lebih untuk memerangi ujaran kebencian tersebut.
"Kami akan terus melakukan segala yang kami bisa untuk menghentikan diskriminasi dari sepakbola, tapi kami menuntut agar pemerintah bertindak cepat dan merumuskan peraturan yang sesuai sehingga ujaran kebencian bisa memiliki konsekuensi nyata," ujar pernyataan FA. (Goal.com/Ol-15)
Bagi Thomas Tuchel, kesuksesan di turnamen besar sangat bergantung pada atmosfer di dalam kamp latihan.
Ia merasa tidak pantas untuk diganti pendatang baru di ‘Three Lions’, Morgan Rogers.
Puncak pencapaian Sarina Wiegman terjadi pada musim panas lalu, saat ia sukses membawa timnas Inggris keluar sebagai juara Euro Putri 2025.
Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel menargetkan timnya keluar sebagai juara Grup L pada Piala Dunia 2026.
Harry Kane menilai skuad Inggris saat ini merupakan yang terbaik selama 10 tahun kariernya di tim nasional.
Thomas Tuchel menegaskan pentingnya perilaku setelah Jude Bellingham menunjukkan kekecewaan saat ditarik keluar dalam kemenangan 2-0 Inggris atas Albania.
Kepindahan ke Aston Villa mengakhiri penantian Jadon Sancho untuk menemukan klub baru setelah musim lalu ia dipinjamkan Manchester United ke Chelsea.
Keputusan menolak tawaran dari AS Roma ini memperpanjang ketidakpastian mengenai masa depan Jadon Sancho di Manchester United.
AS Roma menawarkan 20 juta pound sterling untuk mendatangkan Jadon Sancho dari Manchester United, tetapi Giallorosi juga terbuka untuk meminjam dengan opsi pembelian di musim depan.
Presiden Besiktas Serdal Adali mengungkapkan bahwa klub Liga Turki itu memiliki anggaran untuk mendatangkan Jadon Sancho dari Manchester United.
Juventus menilai harga yang diinginkan Manchester United tidak masuk akal karena Jadon Sancho tinggal satu tahun di Old Trafford dan memiliki gaji cukup besar per musim.
Nama-nama seperti Marcus Rashford, Alejandro Garnacho, Jadon Sancho, Antony, dan Tyrell Malacia tidak termasuk dalam rencana Manchester United pada musim depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved