Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN FIFA secara resmi membatalkan gelaran World Cup U-20 serta World Cup U-17 yang akan dilangsungkan di Indonesia dan Peru pada 2021. Pembatalan tersebut dilakukan lantaran FIFA melihat belum adanya situasi yang memungkinkan akibat pandemi covid–19.
Dalam laman resminya, FIFA menyatakan pandemi covid-19 memberikan beragam tantangan bagi penyelenggaraan acara olahraga internasional termasuk berdampak kepada pembatas perjalanan internasional.
FIFA secara teratur berkonsultasi dengan para pemangku kepentingan terkait, termasuk asosiasi anggota tuan rumah serta konfederasi yang terlibat dalam kedua turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada tahun 2021. Dengan situasi yang ada, menjadi jelas situasi global saat ini gagal untuk dinormalisasi ke tingkat yang memadai dalam mengatasi tantangan terkait dengan penyelenggaraan kedua turnamen, termasuk kelayakan jalur kualifikasi yang relevan.
Meski FIFA membatalkan pelaksanaan kegiatan tersebut di 2021 bukan berarti pelaksanaannya hilang sama sekali. Para tuan rumah diharapkan tetap dapat melaksanakan World Cup U-20 dan World Cup U-17 di tahun 2023.
Menanggapi keputusan tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengapresiasi dan menghormati keputusan FIFA. Ia melihat kelancaran acara serta keselamatan dan keamanan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2021 adalah prioritas utama.
“Sebetulnya seluruh persiapan terkait penyelenggaraan dan menyambut Piala Dunia U-20 Indonesia tahun 2021 sudah kami lakukan dengan maksimal dan matang. PSSI menghormati dan mendukung keputusan FIFA untuk membatalkan Piala Dunia U-20 FIFA pada tahun 2021. Bersama dengan FIFA, INAFOC, dan kota-kota tuan rumah di seluruh Indonesia, PSSI berharap dapat bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan untuk menyelenggarakan turnamen edisi berikutnya pada tahun 2023," kata Iriawan dalam laman resmi PSSI.
Baca juga: PSSI hormati keputusan FIFA tunda Piala Dunia U-20
Ia pun menilai di balik pembatalan ini ada keuntungan bagi timnas U-19 Indonesia. Menurutnya, dengan pemunduran waktu ini para pemain dan tim pelatih memiliki tambahan waktu untuk mempersiapkan tim dengan lebih baik lagi. Seperti diketahui saat ini persiapan timnas U-19 masih belum optimal lantaran belum bergulirnya kompetisi nasional yang ditunda akibat pandemi.
“Menyusul pembatalan Piala Dunia U-20 FIFA pada 2021, Timnas yang akan kita persiapkan nantinya dapat memanfaatkan waktu tambahan dan melanjutkan program untuk persiapan Piala Dunia U-20 FIFA pada 2023. Saya berharap semoga persiapannya bisa lebih menyeluruh, matang, dan nanti bisa menjadi juara,” tambah Iriawan.
Sementara itu, Wakil Ketua PSS, Iwan Budianto menyatakan FIFA akan terus berkoordinasi dengan PSSI dan Local Organizing Committee (LOC) demi kelancaran ajang ini di tahun 2023.
"Agar pada tahun 2023 program akan berjalan dengan lancar, komunikasi dan koordinasi yang erat antara FIFA, PSSI, dan LOC tetap berjalan. Sesuai keputusan Biro Dewan FIFA, PSSI segera melapor kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, sembari menunggu surat resmi tentang pembatalan ini dari FIFA," ucap Iwan.
Iwan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua INAFOC menambahkan PSSI sangat mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2021 dan memastikan koordinasi antara PSSI dan INAFOC terus berjalan dengan lancar.
“PSSI mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia khususnya Presiden Joko Widodo, Menteri Pemuda dan Olahraga, dan semua pihak yang telah mendukung persiapan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2021. PSSI dan LOC akan terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan INAFOC untuk memastikan semuanya berjalan lancar di tahun 2023,” pungkasnya.(OL-5)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Indonesia mendapat kepercayaan besar sebagai salah satu dari 11 negara penyelenggara FIFA Series, dengan Jakarta yang dijadwalkan menjadi pusat rangkaian pertandingan.
FRMF menilai aksi mogok bermain timnas Senegal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap psikologis dan performa para pemain Maroko yang sedang berada di atas angin.
FIFA PASS resmi hadir untuk mempermudah visa Amerika Serikat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Simak fitur, cara kerja, dan syaratnya di sini.
Salah satu terobosan utama yang akan diperkenalkan FIFA di Piala Dunia 2026 adalah Football AI Pro.
Karier kepelatihannya membentang dari program pengembangan sepak bola Selandia Baru, kesuksesan panjang bersama Timnas Kanada, hingga kebangkitan Toronto FC.
Uni Emirat Arab (UEA) mendukung Indonesia untuk maju menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2027 atau FIFA World Cup U-20 2027.
Mantan Gubernur Bali I Wayan Koster meminta maaf ke masyarakat Bali dan Indonesia atas penolakan Piala Dunia U-20.
Ganjar Pranowo pernah menjadi salah satu tokoh yang menolak Piala Dunia U-20 digelar di Tanah Air.
TIM U-20 Indonesia yang diproyeksikan untuk ajang besar Piala Asia U-20 2025 dan Piala Dunia U-20 2025 terus digodok. Indra Sjafri menyebut sementara ini ada 17 pemain yang lolos saringan.
Langkah mengirim timnas U-20 menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk serius menatap prestasi di lapangan sepak bola.
Keberhasilan Timnas Indonesia U-17 diharapkan dapat menulai ke timnas U-20 untuk tembus ke Piala Dunia U-20 tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved