Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GREG Clarke, Selasa (10/11), mengundurkan diri sebagai ketua Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah melontarkan sejumlah pernyataan kontroversial yang memancing kemarahan.
Clarke, sebelumnya, meminta maaf karena menggunakan kata 'kulit berwarna' ketika mengacu pada pemain berkulkit hitam saat berbicara di hadapan Komite Digital, Budaya, Media, dan Olahraga mengenai masalah diversitas.
Pria berusia 63 tahun, yang juga merupakan wakil presiden FIFA, juga dikiritik karena menyebut minimnya profesionalisme pemain keturunan Asia Selatan di Inggris adalah karena perbedaan daya tarik karier, membandingkan karier di dunia IT dengan di sepak bola.
Baca juga: Bellingham, 17, Dipanggil Timnas Inggris
Clarke juga menyebut tidak banyak perempuan yang menjadi pemain sepak bola karena mereka tidak mau terkena bola.
"Kami mengonfirmasi bahwa Greg Clarke telah mundur dari posisinya sebagai ketua FA," ungkap FA dalam sebuah pernyataan resmi.
"Kami ingin memastikan bahwa, sebagai organisasi, kami berkomitmen melakukan yang terbaik untuk mempromosikan diversitas, mengatasi kesenjangan, dan memangkas segala bentuk diskriminasi," imbuh asosiasi itu.
Clarke mengaku pernyatannya di hadapan parlemen tidak bisa diterima.
"Pernyataan saya di hadapan parlemen tidak bisa diterima dan mencoreng olahraga yang kita cintai serta bagi semua yang menonton, bermain, dan menjadi wasit. Hal itu membuat saya memutuskan untuk mundur," ujar Clarke. (AFP/OL-1)
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved