Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PAOLO Maldini bersedia melanjutkan tugasnya sebagai direktur teknik AC Milan namun dengan satu syarat. Sang legenda meminta diberi kebebasan untuk membuat kebijakan sesuai dengan bidang pekerjaannya sebagai direktur teknik.
Mantan bek AC Milan dan timnas Italia ini sempat bersitegang dengan chief executive klubb tersebut Ivan Gazidis. Eks petinggi Arsenal itu mengeluarkan Maldini dari jajaran pengambil keputusan di Milan. Hal ini membuat Maldini merasa tidak nyaman dengan posisinya di klub.
Akan tetapi, keputusan Milan pada pekan ini dengan memberi pelatih Stefano Pioli kontrak permanen yang akan mengikatnya di San Siro hingga 2022 mengakhiri upaya Gazidis melengserkan sang pelatih untuk diganti dengan Ralf Rangnick.
Isu yang berembus belakangan, Rangnick akan merangkap jabatan. Selain sebagai pelatih, dia juga kabarnya bakal menjabat sebagai direktur teknik, peran yang diemban Maldini di Milan saat ini. Dengan Pioli meneken kontrak permanen, Maldini kini bisa melanjutkan kerjanya sebagai direktur teknik.
Di tangan Maldini, Milan berhasil mendatangkan sosok-sosok yang membantu kebangkitan klub belakangan ini yakni Zlatan Ibrahimovic dan Simon Kjaer. Nama terakhir bahkan telah dipermanenkan dari statusnya sebagai pemain pinjaman dari Sevilla.
Sebagaimana diberitakan Tuttosport, Maldini sekarang tak lagi memikirkan untuk angkat kaki dari San Siro dan siap bekerja kembali di bawah komando Gazidis. Namun dirinya minta diberi banyak ruang kebebasan.
Maldini selalu menempatkan Milan di atas segalanya. Di satu kesempatan, dia pernah mengungkap betapa pentingnya klub ini dalam hidupnya.
"Sejarah keluarga saya di Milan sudah terjalin begitu lama sehingga sulit untuk diputus," tukas Maldini tegas. (Goal/R-1)
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, tak mampu menyembunyikan ketegangan emosinya setelah Rossoneri memetik kemenangan tipis 3-2 atas Torino di San Siro, Minggu (22/3) dini hari WIB.
Berdasarkan catatan Serie A, tambahan tiga poin ini membuat AC Milan kini mengoleksi 63 poin dari 30 pertandingan.
Kekalahan dari Lazio pekan lalu tidak hanya menghentikan tren positif AC Milan, tetapi juga memicu isu keretakan di internal tim.
Hasil minor kontra Lazio membuat selisih poin AC Milan dengan Inter Milan melebar menjadi delapan angka dengan sisa sembilan pertandingan musim ini.
Lazio raih kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan lewat gol Gustav Isaksen. Laga diwarnai kartu merah pelatih Lazio, Maurizio Sarri di menit akhir.
AC Milan datang ke ibu kota dengan kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan Inter Milan, namun Lazio siap menjadi batu sandungan besar bagi ambisi Scudetto mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved