Senin 20 Juli 2020, 15:20 WIB

Conte Tuding Pengaturan Jadwal untuk Sulitkan Inter

Rahmatul Fajri | Sepak Bola
Conte Tuding Pengaturan Jadwal untuk Sulitkan Inter

MONTEFORTE / AFP
Pelatih Intern Milan Antonio Conte

 

PELATIH Inter Milan Antonio Conte menyebut jadwal padat sejak Serie A bergulir pada pertengahan Juni telah diatur sedemikian rupa agar menyulitkan timnya meraih kemenangan.

Terakhir, Inter Milan harus bermain imbang 2-2 kontra AS Roma pada lanjutan Serie A, Senin (20/7) dini hari WIB. Stefan de Vrij sempat membawa Inter unggul. Roma berbalik unggul melalui gol Leonardo Spinazzola dan Henrikh Mkhitaryan. Gol telat Romelu Lukaku melalui titik putih menyelematkan Inter dari kekalahan.

Hasil imbang ini membuat Inter gagal memangkas jarak dari sang pemuncak klasemen, Juventus. Inter tertinggal 5 angka dan Juventus berkesempatan memperlebar jarak saat melawan Lazio pada dini hari nanti.

Ia mengatakan anak asuhnya kelelahan saat melawan Roma setelah melalui jadwal padat. Dengan jeda tiga hari, timnya selalu mendapatkan jadwal bermain pada malam hari. Hal ini menguras fisik pemain yang baru beristirahat pada dini hari.

“Ini adalah hasil positif melawan Roma yang berada dalam kondisi sangat baik. Saya ingin orang-orang melihat jadwal kami, karena jadwal kami "gila" dan dibuat agar kami bermasalah. Kami selalu bermain larut malam, tim yang kami hadapi selalu memiliki hari istirahat tambahan dibandingkan dengan kami. Ini adalah fakta," ujar Conte, kepada Sky Sports Italia.

Eks pelatih Juventus dan Chelsea mengaku tak ingin mencari-cari alasan atas hasil minor yang diraih. Namun, fakta di lapangan membuat ia harus mengungkapkan bahwa pihaknya dirugikan dengan jadwal yang telah dibuat.

“Semua orang memang harus berkompromi, tetapi selalu Inter yang berakhir dengan kesulitan. Selalu. Ini lucu. Saya tidak ingin membuat kontroversi atau mencari alasan. Para pemain bermain setiap tiga hari, bermain larut malam dan pulang jam 4 pagi," kata Conte.

Maka dari itu, Conte menyerang balik pihak-pihak yang mengkritik kegagalannya membawa Inter konsisten meraih kemenangan di Serie A. Ia mengatakan dengan kesulitan yang ia hadapi mampu membawa Inter ke peringkat kedua dan unggul jauh atas Roma, Napoli, dan Milan.

"Kami berada di zona Liga Champions dan unggul 14 angka dari peringkat kelima. Jangan lupakan Inter memulai liga dengan tujuan sama dengan Roma dan Napoli. Jika mereka berkata Inter di bawah performa, lalu apa yang mereka katakan kepada tim yang tidak finis di empat besar?" ujar Conte. (footballitalia/OL-4)

Baca Juga

AFP/Valerio Pennicino / UEFA

Mourinho Sebut Pengalaman Juara tidak Membantu Dirinya di Final Liga Konferensi UEFA

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 25 Mei 2022, 12:45 WIB
Mourinho telah memenangkan dua gelar Liga Champions, Piala UEFA, dan Liga...
AFP/Tiziana FABI

Tomori Harap AC Milan Bisa Menangkan Lebih Banyak Gelar di Musim Depan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 25 Mei 2022, 12:30 WIB
Gelar itu juga menyudahi penantian 11 tahun AC Milan untuk merengkuh gelar Serie A setelah terakhir kali meraih Scudetto pada musim...
AFP/Oli SCARFF

PSG Dilaporkan Ingin Datangkan Guardiola

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 25 Mei 2022, 12:00 WIB
Kontrak Guardiola di Manchester City akan berakhir pada Juni 2023 dan hingga kini pelatih asal Spanyol itu belum menandatangani...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya