Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Atletico Madrid, Diego Simeone, menyebut bintang muda Joao Felix masih menjadi tumpuan di lini depan.
Felix digantikan pada awal babak kedua saat Atletico menang 3-0 atas Real Mallorca dalam lanjutan La Liga, Sabtu (4/7) dini hari.
Pemain asal Portugal ditarik keluar begitu Atletico unggul 1-0, melalui gol penalti Alvaro Morata. Los Rojiblancos berhasil mencetak dua gol tambahan melalui Morata dan Koke.
Pemain yang dibanderol 126 juta euro pada tahun lalu, diganti sebanyak 17 kali dalam 21 laga di La Liga. Simeone membantah telah menyampingkan bakat pemian berusia 20 tahun tersebut. Dia percaya dengan performa Felix yang mencetak 6 gol dari 25 laga pada musim ini.
Baca juga: Atletico Madrid Lanjutkan Tren Positif, Sang Pelatih Lega
"Kami tentu saja percaya dengan kualitas Joao. Talentanya kami butuhkan di lapangan," kata Simeone.
"Joao tampil baik melawan Osasuna. Melawan Mallorca, dia tampil tidak cukup baik. Dia mengerti tim butuh pemain lain, seperti Vitolo, yang bekerja keras untuk tim," pungkasnya.
Pelatih asal Argentina menilai Felix harus lebih bekerja keras untuk mendapatkan posisi utama. Pasalnya, lini depan telah diisi striker berpengalaman, seperti Morata dan Diego Costa.
"Saya selalu mengatakan kepada pemain muda bahwa ini tim yang kompetitif. Kami tidak memiliki komitmen khusus kepada siapa pun," tutur Simeone.(Goal/OL-11)
Nicolas Gonzalez girang bawa Atletico Madrid menang 3-2 atas Real Sociedad.
Atletico Madrid menang dramatis 3-2 atas Real Sociedad. Simak drama 5 gol di Metropolitano yang dipersembahkan oleh brace Nico Gonzalez dan asis mewah Griezmann.
Barcelona menang 3-0 atas Atletico Madrid di Camp Nou, namun gagal ke final Piala Raja karena kalah agregat 3-4. Simak analisis Hansi Flick di sini.
Barcelona nyaris melakukan remontada ajaib di Copa del Rey. Meski menang 3-0 atas Atletico Madrid, Blaugrana gagal melaju ke final karena kalah agregat.
Tim asuhan Hansi Flick itu memikul misi sangat sulit, namun juga sangat mungkin terjadi setelah tertinggal 0-4 dari Atletico.
Pelatih Hansi Flick menegaskan timnya harus mewujudkan sesuatu yang nyaris mustahil demi menjaga peluang mempertahankan gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved