Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI insiden pengusiran sejumlah kandidat caketum dari Kongres PSSI, situasi pemilihan Ketum, Waketum, dan Komite Eksekutif PSSI periode 2019-2023 kembali berjalan kondusif.
Sebelumnya, sejumlah calon ketua umum, Fary Djemi Francis, Alvin S Hinelo, Vijaya Fitriyasa, Benny Erwin, Yesayas Oktavianus, dan Sarman memutuskan untuk walk out beberapa saat setelah Kongres dibuka. Mereka mengaku ingin menyampaikan aspirasi kepada perwakilan FIFA dan AFC, namun dihalangi oleh pihak keamanan karena dianggap menganggu jalannya kongres.
Proses pemilihan yang tertutup, membuat awak media tak bisa melihat langsung bagaimana insiden pengusiran oleh Sekjen PSSI Ratu Tisha tersebut.
Namun, salah satu kandidat caketum Arif Putra Wicaksono menceritakan insiden pengusiran enam kandidat dari kongres. Ia membenarkan telah terjadi sedikit insiden, tetapi setelah itu, ia mengatakan situasi kembali berjalan normal.
"Ya mungkin yang sebelumnya sudah pada tau ada kejadian itu, tapi selebihnya kondusif," ungkap Arif, ketika ditemui di sela-sela Kongres PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11).
Baca juga: Enam Caketum PSSI Diusir dari KLB
Arif mengaku lebih memilih mengikuti proses pemilihan ketua umum hingga selesai, ketimbang ikut walk out seperti enam kandidat lainnya.
"Saya memposisikan diri saya konteksnya sebagai pemain. Saya ikutin aturan panitianya seperti apa, saya ikutin," kata CEO Nine Sports itu.
Arif mengaku ikut perburuan kursi PSSI 1 adalah pengalaman berharga bagi dirinya. Maka dari itu, ia mencoba untuk bersikap profesional dan mengambil pembelajaran dari kongres kali ini.
"Kan ini dunia baru buat saya berapa hari ini apa ya, pembelajaran buat saya, saya orang profesional bisa terjun ke dunia ini. Ya saya merasa mencoba memberanikan diri saya sebagai anak bawang, minimal walau saya tak bisa kasih apa-apa, saya bisa kasih contoh kalau kekalahan masih bisa kita nikmatin," kata Arif. (OL-4)
PSSI juga memastikan seluruh proses naturalisasi yang dilakukan semua pemain sah dan sesuai dengan peraturan hukum di Indonesia.
PSSI menegaskan bahwa seluruh proses naturalisasi pemain keturunan yang kini membela Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah dan sesuai peraturan hukum di Indonesia.
Meski kalah, Erick Thohir menilai timnas Indonesia mampu menunjukkan permainan yang kompetitif melawan timnas Bulgaria di ajang FIFA Series.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi ujian sesungguhnya melawan timnas Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026, Senin (30/3).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan penghormatan bagi mereka yang bekerja di balik layar maupun di lapangan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved