Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KOMENTATOR sepak bola Italia Luciano Passirani dipecat dari pekerjaannya di program televisi TopCalcio24 akibat pernyataan rasialnya kepada penyerang Inter Milan Romelu Lukaku.
Ia awalnya menyanjung penampilan impresif Lukaku bersama klub barunya itu. Namun, di ujung pernyataannya terselip ucapan rasial yang memancing kontroversi.
Ia mengatakan tidak melihat pemain seperti Lukaku di Serie A. Tidak di AC Milan, Inter, AS Roma, dan Lazio.
Baca juga: Klub Promosi Lecce Sukses Kejutkan Torino
Lukaku, menurutnya, adalah salah satu yang paling tangguh dan terkuat.
"Dia setidaknya dua kali lebih kuat dari Duvan Zapata dari Atalanta. Jika mereka satu lawan satu dengan kamu, kamu akan jatuh ke tanah. Satu-satunya cara untuk melemahkannya adalah memberikan dia sepuluh pisang untuk dia makan," kata Passirani.
Direktur TV Fabio Ravezzani langsung merespon dan meminta maaf atas ucapan Passirani itu. Ia memastikan wajah Passirani tidak akan tayang lagi di televisi. (OL-2)
Chivu seakan menegaskan tekad Nerazzurri untuk meninggalkan bayang-bayang masa transisi.
Inter Milan tampil dominan dengan kemenangan telak 5-0 atas Torino, mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara Serie A sekaligus menandai debut manis pelatih Cristian Chivu.
Gol kemenangan Inter Milan ke gawang Torino di laga Serie A dicetak oleh Aleesandro Bastoni, Marcus Thuram (dua gol), Lautaro Martinez, dan Ange Bonny.
Kedatangan Andy Diouf merupakan bagian dari rencana jangka panjang Inter Milan di bawah asuhan pelatih baru, Cristian Chivu, untuk menyegarkan skuad dengan pemain muda dan dinamis.
Atalanta mengeluarkan biaya transfer sebesar 17 juta euro (sekitar Rp307 miliar) untuk Nicola Zalewski dari Inter Milan.
Secara statistik Inter Milan lebih unggul dibanding Monza dengan menguasai 54% penguasaan bola dan melepaskan 19 tendangan yang empat di antaranya tepat sasaran.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved