Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
INTER Milan resmi merampungkan transfer Cristiano Biraghi dari Fiorentina. Bek kiri tersebut menyatakan kebahagiannya bisa kembali memperkuat klub masa mudanya.
Inter memang bukan klub baru bagi pemain 26 tahun tersebut. Biraghi sempat berkarier di Inter Elite Academy dan masuk tim utama pada 2010-2011, bermain dua kali di ajang Liga Champions menghadapi FC Twente dan Werder Bremen.
Setelah delapan tahun malang-melintang berkarier di sejumlah klub, termasuk Fiorentina. Biraghi akhirnya pulang ke Giuseppe Meazza dengan berstatus pinjaman selama satu tahun.
"Saya senang kembali ke rumah," ujar Biraghi saat meninggalkan kantor manajemen Inter, dinukil Goal.
Baca juga: Sanchez Resmi Bergabung dengan Inter Milan
Mario Giuffredi, agen sang pemain, mengatakan Biraghi sangat senang bisa kembali ke Inter. Pulang ke Giuseppe Meazza merupakan impian terbesar bek sayap Timnas Italia tersebut.
"Ia tumbuh di Inter. Kembali ke sini adalah impian terbesarnya. Sekarang tergantung kepadanya, ia harus bekerja keras dan membuktikan ia layak berada di Inter," tutur Giuffredi.
Biraghi bergabung ke Inter dalam kesepakatan pertukaran dengan Dalbert Henrique yang menyeberang ke Fiorentina.
Inter memiliki opsi mempermanenkan Biraghi ketiga masa peminjamannya selama satu tahun berakhir. (Medcom/OL-2)
Chivu seakan menegaskan tekad Nerazzurri untuk meninggalkan bayang-bayang masa transisi.
Inter Milan tampil dominan dengan kemenangan telak 5-0 atas Torino, mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara Serie A sekaligus menandai debut manis pelatih Cristian Chivu.
Gol kemenangan Inter Milan ke gawang Torino di laga Serie A dicetak oleh Aleesandro Bastoni, Marcus Thuram (dua gol), Lautaro Martinez, dan Ange Bonny.
Kedatangan Andy Diouf merupakan bagian dari rencana jangka panjang Inter Milan di bawah asuhan pelatih baru, Cristian Chivu, untuk menyegarkan skuad dengan pemain muda dan dinamis.
Atalanta mengeluarkan biaya transfer sebesar 17 juta euro (sekitar Rp307 miliar) untuk Nicola Zalewski dari Inter Milan.
Secara statistik Inter Milan lebih unggul dibanding Monza dengan menguasai 54% penguasaan bola dan melepaskan 19 tendangan yang empat di antaranya tepat sasaran.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved