Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMAIN belakang teranyar Semen Padang FC asal Uzbekistan, Shukurali Pulatov, merasakan puasa pertama di Indonesia. Kendati demikian, Pulatov mengaku tidak berasa asing, karena menjalani puasa di negeri berpenduduk mayoritas muslim.
Pemain yang sebelumnya membela Neftchi Fergana di Superliga Uzbekistan ini menjadi satu dari beberapa pemain asing muslim di Indonesia. Dia mengatakan, mayoritas muslim yang ada di kota Padang hampir sama dengan negaranya, Uzbekistan. Perbedaannya, tentu dari lama waktu menjalankan puasa.
"Hari pertama Ramadan seperti biasa, saya pikir saya senang berada di sini. Saya senang di sini karena banyak muslim. Semuanya orang baik tentu itu sangat mengesankan untuk saya," ujarnya, Selasa (7/5).
Baca juga: Shukurali Pulatov, Pemain Asing Pertama yang Mendarat di Semen Padang
Menurutnya, mungkin perbedaan puasa di Padang (Indonesia) dan di Uzbekistan adalah waktu menjalankan ibadah puasa.
"Di sini lebih cepat daripada di Uzbekistan. Di Indonesia terutama Padang, kita mulai puasa jam 04.45 WIB dan berbuka pukul 18.20 WIB itu lebih kurang 12 jam. Sedangkan di Uzbekistan lebih lama, kita mulai berpuasa jam tiga subuh dan baru berbuka jam delapan malam. Itu sekitar 17 jam," tuturnya.
Pulatov juga merasa tidak terlalu ada perbedaan besar soal makanan berbuka. Banyak makanan yang hampir sama dengan di Uzbekistan. Ia pun sangat menyukai masakan Padang yakni rendang.
"Berbuka kemarin saya dengan bakso. Di Uzbekitan bakso disebut Dolma. Selain itu juga nasi goreng (Palov) dan sate (Shashlik). Saat ini, disini saya bersama istri dan keluarga jadi bisa mengonsumsi masakan Uzbekistan karena istri saya masak," pungkasnya.(OL-5)
MENYAMBUT bulan suci Ramadan 1447 H, éL Hotel Bandung menghadirkan pengalaman berbuka puasa istimewa melalui program Ramadan Street Food.
Ragam menu yang disajikan mencakup hidangan Nusantara, Asian, Middle Eastern, hingga Western, yang berganti setiap hari
Berdasarkan neraca pangan hingga April 2026, Indonesia telah mencapai swasembada pada sembilan komoditas strategis dengan posisi surplus produksi yang kuat.
Melalui koleksi eksklusif bertajuk Moroccan Daydream, Tasya membawa standar estetika tingginya ke dalam busana siap pakai untuk menyambut Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
Ayat ini menegaskan tujuan utama puasa adalah takwa, yakni kesadaran moral spiritual yang melahirkan kepatuhan, kejujuran, dan tanggung jawab baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.
Bulan suci menjadi momen istimewa ketika masyarakat meluangkan waktu untuk kembali mempererat hubungan dan berkumpul bersama sambil menikmati hidangan tersaji.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved