Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BARCELONA akan bertemu dengan Liverpool pada fase semifinal Liga Champions. Kesempatan ini digunakan dua penggawa Blaugrana, Luis Suarez dan Philippe Coutinho, untuk bernostalgia.
Suarez dan Coutinho memang sudah tidak asing lagi dengan Liverpool. Mereka merupakan mantan bintang Liverpool dan pernah memberi kontribusi signifikan untuk the Reds.
"Jelas bahwa saya antusias untuk kembali ke Anfield, tempat yang memiliki ikatan yang kuat dengan saya," kata Suarez di laman resmi klub.
"Kembali ke Anfield akan sangat spesial. Saya pernah sangat bahagia di Liverpool," timpal Coutinho.
Baca juga: Hanya Jadi Cadangan, Cillessen Ingin Tinggalkan Barcelona
Suarez pernah menjadi pemain pujaan Liverpudlian, sebutan untuk suporter Liverpool. Bomber 32 tahun itu membela panji The Reds pada 2011 hingga 2014 lalu dengan sumbangsih 82 gol dan 47 assist dalam 133 pertandingan.
Sedangkan Coutinho membela klub asal Merseyside itu sejak 2013 hingga 2018. Selama itu, playmaker 26 tahun tersebut mencatatkan 201 penampilan dengan sumbangsih 54 gol dan 45 assist.
Barcelona akan menjamu Liverpool di Camp Nou pada laga leg pertama 2 Mei nanti. Liverpool akan bergantian menjamu Barcelona di laga leg kedua pada 8 Mei nanti. (Medcom/OL-2)
Berdasarkan hasil akhir, Laporta mendominasi perolehan suara dengan total 32.934 suara atau sekitar 68,18%, jauh mengungguli rival terdekatnya, Victor Font.
Meski meraih kemenangan besar dengan skor mencolok, pelatih Barcelona, Hansi Flick, menunjukkan sikap yang cukup pragmatis.
Barcelona menang telak 5-2 atas Sevilla di La Liga 2026. Raphinha cetak hattrick, Dani Olmo dan Cancelo sumbang gol. Cek laporan lengkapnya di sini.
Hansi Flick harus memutar otak saat Barcelona menjamu Sevilla di pekan ke-28 La Liga, Minggu (15/3).
Manajemen Los Blancos di bawah kepemimpinan Florentino Perez dilaporkan sedang memantau ketat talenta muda asal Belanda, Kees Smit.
Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari ambisi pelatih Luciano Spalletti untuk menambah daya gedor dan pengalaman di lini depan I Bianconeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved