Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Bayern Muenchen Niko Kovac meminta timnya segera mengalihkan fokus untuk mengejar dua gelar di Bundesliga serta di DFB Pokal setelah disingkirkan Liverpool dari ajang Liga Champions.
Tampil di hadapan publik sendiri di Stadion Allianz Arena, Bayern malah dipermalukan Liverpool dan menelan kekalahan 1-3 dalam laga leg kedua putaran 16 besar Liga Champions, Kamis (14/3) dini hari WIB.
"Kami masih memiliki dua gelar untuk diperjuangkan," kata Kovac dalam komentar purnalaga yang dilansir laman resmi UEFA.
"Kami memimpin klasemen Bundesliga dan masih berada di DFB Pokal. Target kami memenangi kedua kompetisi itu," imbuhnya.
Baca juga: Mane Cetak Dua Gol, Liverpool Kalahkan Bayern
Kendati dipermalukan Liverpool di hadapan pendukungnya, Kovac juga berbesar hati menyampaikan ucapan selamat kepada lawannya beserta pelatihnya, Juergen Klopp.
"Saya ingin menyelamati Juergen Klopp dan Liverpool atas kemenangan yang pantas mereka raih," katanya.
"Setelah gol kedua mereka, Anda bisa lihat sendiri kualitas yang mereka miliki," tambah Kovac.
Liverpool unggul lebih dulu lewat gol Sadio Mane pada menit ke-26 sebelum Bayern menyamakan kedudukan 13 menit berselang setelah umpan silang Serge Gnabry berujung gol bunuh diri Joel Matip.
Akan tetapi, Liverpool kembali memimpin lewat tandukan Virgil van Dijk pada menit ke-69 yang dilengkapi gol kedua Mane enam menit jelang waktu normal berakhir. (OL-2)
Kehilangan Reece James menjadi pukulan telak bagi Chelsea, mengingat perannya yang vital di lini pertahanan sekaligus sebagai pemimpin di lapangan.
Manchester City kini berada di ujung tanduk setelah menelan kekalahan telak 0-3 pada pertemuan pertama di kandang Real Madrid.
Secara matematis, PSG berada di atas angin; mereka tetap bisa lolos ke fase berikutnya meskipun menelan kekalahan, asalkan margin skor tidak lebih dari dua gol.
Leandro Trossard absen saat Arsenal membungkam Everton 2-0 di ajang Liga Primer Inggris, Minggu (15/3) lalu.
Chelsea sebenarnya mampu memberikan perlawanan selama sekitar 75 menit pada pertemuan pertama. Namun sejumlah kesalahan fatal membuat mereka harus menelan kekalahan telak.
Tertinggal agregat tiga gol dari pertemuan pertama, pelatih Pep Guardiola tetap meminta timnya mempertahankan keyakinan untuk menciptakan kebangkitan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved