Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Penyidik Satgas Antimafia Bola telah melimpahkan berkas enam tersangka dugaan pengaturan skor ke Kejaksaan pekan lalu dan menunggu pelimpahan berkas tahap kedua.
“Kemarin berkas enam tersangka yang dijadikan empat berkas perkara sudah kami limpahkan,” kata Dedi, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/2).
Dedi menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari JPU, apabila tidak ada revisi tentunya dilanjutkan ke pelimpahan tahap kedua, yaitu memberikan barang bukti berserta tersangka ke pihak kejaksaan.
"Minggu ini masih menunggu apakah jadi JPU ada koreksi apa tidak. Kalau tidak maka akan dilimpahkan pelimpahan tahap kedua. Kalau ada koreksi akan direvisi satgas," sebutnya.
Keenam berkas yang dilimpahkan yakni, milik tersangka anggota Komite Wasit PSSI Priyanto, wasit futsal Anik Yuni Artikasari, anggota Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah Johar Lin Eng, Anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto, wasit Nurul Safarid dan staf Direktur Wasit PSSI Mansyur Lestaluhu.
Baca juga : Polisi Tetapkan Tersangka 3 Perusak Dokumen Kasus Pengaturan Skor
Mereka ditetapkan sebagai tersangka dari pengembangan atas kasus yang dilaporkan mantan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, yang bernomor LP/6990/XII/2018/PMJ/DITRESKRIMUM bertanggal 19 Desember 2018.
Sebelumnya, pengusutan kasus pengaturan skor bola berawal dari laporan Mantan Manager Persebara Banjarnegara Laksmi Indaryani. Laporan tersebut terkait dengan adanya dugaan pengaturan skor pada pertandingan sepak bola di Indonesia.
Sejauh ini, polisi menetapkan sebanyak 14 tersangka telah ditetapkan dalam kasus dugaan pengaturan skor.
Tujuh tersangka sudah diamankan, di antaranya Mantan Anggota Wasit Priyanto, Wasit Futsal Anik Yuni Artika Sari, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, Anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto alias Mbah Putih, Wasit Nurul Safarid, Staf Direktur Perwasitan PSSI Mansyur Lestaluhu dan Pemilik Klub PSMP Mojokerto Vigit Waluyo. (OL-8)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved