Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DI Bulan Ramadan, masyarakat Indonesia, terutama kelas pekerja, sering kali harus berbuka puasa dalam perjalanan pulang karena padatnya lalu lintas di kota-kota besar.
Di Jakarta, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengungkapkan ada pergeseran waktu kemacetan sejak awal Ramadan 2024. Kemacetan arus lalu lintas lebih sering terjadi pada jam menjelang berbuka puasa dan baru terurai setelah jam berbuka puasa .
Hal itu sejalan dengan survei pasar yang dilakukan tim Tays Bakers, yang menemukan 2 dari 3 responden mengaku sering kali harus berbuka puasa di jalan.
Baca juga : Selama Ramadan, Aice Bagikan Es Krim ke 5 Ribu Masjid
Karenanya, sebanyak 81% responden menyediakan camilan di tas mereka untuk persiapan berbuka di jalan.
Adapun, makanan ringan yang paling disukai untuk berbuka di jalan adalah yang mudah dan praktis dibawa, dengan 73,8% responden menyatakan biskuit, roti, dan kue menjadi pilihan utama.
CEO Tays Bakers Alexander Anwar mengatakan, “Kami memahami dan mendukung kebutuhan konsumen yang berpuasa dan harus berbuka di jalan dengan menyediakan makanan ringan yang tidak hanya lezat. Misalnya, TRICKS merupakan salah satu produk kami yang paling digemari karena diproses dengan dipanggang sehingga lebih sehat, dan mengenyangkan karena terbuat dari bahan baku kentang, cocok untuk dikonsumsi sebagai pengganjal ketika harus berbuka di jalan karena praktis dan mudah dibawa.”
Baca juga : Forum CSR Indonesia: Santuni Yatim di Bulan Ramadhan Bawa Keberkahan
Di momen bulan Ramadan ini, Tays Bakers turut berbagi kebaikan dengan menyiapkan paket takjil bagi para pengendara motor dan juga masyarakat yang harus berbuka dalam perjalanan.
Manajemen Tays Bakers, yang diwakili Corporate Secretary Dinna Afrianti beserta tim membagikan 300 paket takjil berupa produk TRICKS dan air minum kepada masyarakat sekitar di wilayah BSD, Tangerang, Senin (1/4).
“Inisiatif berbagi takjil di bulan Ramadan ini telah kami lakukan rutin setiap tahunnya. Paket takjil kami siapkan sedemikian rupa untuk menyediakan makanan berbuka puasa yang praktis, ringan namun tetap mengenyangkan bagi masyarakat yang masih beraktivitas di jalanan pada waktu berbuka, seperti pengemudi ojek online maupun pengguna jalan lainnya. Melalui momen ini, TAYS ingin berbagi kebersamaan dan membantu warga sekitar, sesuai komitmen perusahaan untuk membawa manfaat kepada masyarakat Indonesia,” tutup Alex. (RO/Z-1)
Melalui konsep ini, para tamu diajak untuk bernostalgia menikmati harmoni cita rasa khas Baba dan Nyonya yakni perpaduan unik antara budaya Tionghoa dan Melayu.
Menurut dia, antusiasme pelanggan saat Ramadan tinggi lantaran pisang madu dianggap cocok sebagai camilan untuk berbuka puasa.
Le Semar Hotel Karawaci hadirkan promo Ramadhan 1447 H: buka puasa all you can eat Rp130 ribu, paket menginap mulai Rp550 ribu, serta doorprize sepeda listrik dan TV.
Bulan suci menjadi momen istimewa ketika masyarakat meluangkan waktu untuk kembali mempererat hubungan dan berkumpul bersama sambil menikmati hidangan tersaji.
Momen berbuka puasa semakin spesial dengan penawaran harga Rp198,000 nett/pax dengan promo spesial Pay 4 Get 5 spesial pada periode 18-24 Februari 2026.
Program Ramadhan Kitchen Take Over berlangsung mulai tanggal 19 Februari hingga 19 Maret 2026, dengan harga IDR 185.000 nett/orang.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Fernando menyebut, posisi Sjafrie sebagai sahabat karib sekaligus menteri paling berpengaruh di kabinet menjadikannya sosok yang sangat kuat.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, survei terbaru menunjukkan langkah Kejagung menunjukkan uang sitaan mendapat apresiasi.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved