Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
“MAU lihat sakura di mana nih untuk ngabuburit kali ini?” Ajakan seperti ini mewarnai Ramadan di Korea yang tahun ini bertepatan dengan masuknya musim semi. Bunga sakura yang selalu menjadi primadona di musim ini mulai bermekaran setelah musim dingin yang panjang.
Cuaca pun sudah hangat. Orang-orang mulai menanggalkan baju tebal musim dingin mereka dan menggantinya dengan baju yang lebih tipis, dengan warna-warna cerah menyesuaikan suasana.
Ramadan di tanah rantau, terutama di Korea Selatan, tentunya memiliki keistimewaannya tersendiri. Terlepas dari kurang meriah suasananya jika dibandingkan dengan Ramadan di Tanah Air. Jarang menemukan suara azan di tempat-tempat umum, tanpa adanya jajanan takjil yang selalu diburu setiap ngabuburit, juga tidak banyak masjid yang tersebar di penjuru Korea Selatan.
Meski demikian, ada kesan sendiri ketika berpuasa di tanah rantau ini. Terutama bagaimana saya jadi belajar untuk bisa menjadi lebih mandiri dalam mempersiapkan sahur ataupun berbuka.
Ramadan tahun ini adalah kali kedua saya menjalaninya di tanah rantau setelah kembali lagi pada 2020, dan kali keenam menjalaninya sejak saya pertama kali datang untuk studi S-2 di Korea pada 2013.
Berpuasa di negeri orang membuat saya harus kreatif dalam mengatur jadwal. Saya jadi harus lebih banyak mempersiapkan makan sahur dan berbuka sendiri karena tidak banyaknya makanan halal yang tersebar di sekitar tempat saya tinggal. Tidak hanya itu, saya juga harus lebih banyak Tarawih dengan munfarid, karena jarangnya masjid di tempat saya tinggal.
Namun, saya bersyukur, karena sekarang jauh lebih mudah mendapatkan makanan yang halal, baik makanan Indonesia maupun makanan dari negara lainnya. Terlepas dari keadaan pandemi yang belum berakhir, sudah mulai diadakan kembali salat Tarawih berjemaah di kampus maupun di masjid-masjid yang tersebar di Korea Selatan.
Rasa syukur bertambah karena tahun ini bulan puasa jatuh di musim semi sehingga kami dapat berpuasa selama 14-15 jam, lebih pendek daripada tahun-tahun sebelumnya. Musim semi juga membuat suasana Ramadan kali ini menjadi semakin istimewa karena ditemani dengan mekarnya bunga-bunga yang cantik, yang menandai menghangatnya cuaca di Semenanjung Korea.
Berpuasa di Korea tidaklah berat, ataupun kesepian. Adanya komunitas-komunitas muslim-muslimah Indonesia di Korea membuat kami dapat berbagi.
Kami juga dapat memperdalam ilmu agama dengan kajian-kajian online yang aktif diadakan. Bahkan bisa mencicipi takjil ala Indonesia yang dirindukan, dengan adanya program berbagi takjil bagi para pelajar maupun pekerja muslim Indonesia di Korea.
Ramadan di Korea kali ini begitu berkesan dengan suasana merah jambu di sepanjang jalan dan hangatnya cuaca, sehangat hati ini. Rabbanataqabbalminna. Semoga Allah menerima segala ibadah yang kita amalkan di bulan Ramadan tahun ini. (H-1)
Pemerintah Korea Selatan menyelidiki 1.868 penjualan tiket ilegal konser reuni BTS. Polisi dilibatkan untuk memberantas calo dan melindungi penggemar.
LUMINA resmi debut dengan single 안녕, Bintang (Hello, Bintang). Grup hybrid Indonesia-Korea ini usung konsep Magical High-teen dan inklusivitas.
Riset Travel Pulse Klook mengungkap Jepang, Korea, dan Tiongkok jadi primadona musim semi 2026.
Intip keseruan ILLIT dan CORTIS saat menyambut kepulangan atlet Korea Selatan dari Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 di Blue House, Seoul.
Otoritas Seoul telah menetapkan peringatan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
PT Kereta Api Indonesia II Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel, termasuk kegiatan menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
Ngabuburti di kawasan jalur KA sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan, baik bagi masyarakat sendiri maupun perjalanan kereta api.
Kawasan Blok M terus menjadi salah satu titik favorit masyarakat Jakarta untuk menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa.
MENGABISKAN waktu menjelang berbuka puasa atau ngabuburit dapat diisi dengan berbagai kegiatan bermanfaat hingga membuahkan berkah bagi umat Islam yang tengah menunaikan ibadah puasa.
Para trainees Chuang Asia 2 menyapa para penggemar dengan menggunakan bahasa Indonesia yang telah mereka persiapkan. Mereka juga berbagi cerita dan pengalaman seru selama berada di Jakarta.
SINAR senja mulai bergeser dari puncaknya. Jarum jam pun menunjukkan pukul 14.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved