Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM memperingati bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Perum Perhutani memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada puluhan anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu (duafa) di sekitar lingkungan Kantor Pusat Perum Perhutani, di Masjid Jami Daarul Faalah, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (29/4).
Hadir dalam acara Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro, Direktur SDM, Umum, dan IT Muhamad Denny Ermansyah, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Endung Trihartaka, Direktur Keuangan Kemal Sudiro, perwakilan Kepala Divisi Kantor Pusat, Majelis Taklim At-taubah, Pengurus DKM Masjid Jami Daarul Faalah, para penerima santunan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wahyu Kuncoro menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Perhutani terhadap anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu di bulan suci Ramadan ini, khususnya masyarakat yang berada di sekitar lingkungan Kantor Pusat Perum Perhutani.
Baca juga: Hotel Horison Ultima Bekasi Sambut Ramadan 'Taste of Middle East'
"Melalui kegiatan yang mulia di bulan berbagi ini, semoga kita senantiasa mendapatkan keberkahan, kelancaran di segala bidang pekerjaan serta diberikan hidayah dan kekuatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai insan Perhutani," terang Wahyu.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DKM Masjid Jami Daarul Faalah, Ustaz Syarif Manan, mengucapkan terima kasih kepada Perum Perhutani karena telah memberikan santunan untuk anak yatim piatu dan masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan.
"Terima kasih kepada Perum Perhutani karena telah banyak memberikan kebaikan-kebaikan kepada Masjid Jami Daarul Faalah khususnya dan masyarakat sekitar lingkungan pada umumnya. Semoga kita semua senantiasa dapat meningkatkan amal ibadah di bulan suci Ramadan ini dengan memperbanyak zikir, tadarus Alquran, memuliakan masjid, dan berbuat kebaikan," pungkasnya. (RO/S-2)
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Tak hanya menghadirkan oleh-oleh dari Arab Saudi, Bursa Sajadah juga membawa produk dari Turki, India, hingga aneka snack sehat khas berbagai kota di Indonesia.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 setiap tanggal 17 Januari.
Program yang telah berjalan sejak Maret lalu ini menjangkau hingga lebih dari 1.500 anak yatim piatu di berbagai wilayah di Indonesia, sebagai bekal penting untuk masa depan mereka.
Menurut Hasnur, memuliakan anak yatim adalah bagian dari kewajiban sosial dalam Islam yang tak boleh diabaikan.
Dengan kerja sama ini, anak-anak yatim piatu Al Qohhar mendapat kesempatan melanjutkan kuliah dan memiliki jalur langsung menuju karier global.
PERHATIAN terhadap anak yatim piatu, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta keluarga pra-sejahtera di Indonesia disebut harus terus ditingkatkan.
Sebanyak 1.300 anak yatim menerima santunan dari Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) bersama PT Agung Podomoro Land Tbk
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi pihak-pihak yang memaksimalkan bulan Ramadan untuk berbagi ke sesama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved