Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Rute Bali-Dubai Berangsur Pulih

Cahya Mulyana
06/3/2026 17:55
Rute Bali-Dubai Berangsur Pulih
ilustrasi.(Airnav)

BANDARA I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengumumkan bahwa penerbangan internasional rute Dubai menggunakan maskapai Emirates mulai beroperasi setelah Bandara Internasional Dubai bertahap dibuka.

“Dapat kami informasikan bahwa maskapai Emirates telah menerbangkan kembali satu pesawat yang sempat melakukan remain over night (menginap) di Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak 28 Februari,” kata Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi.

Eka Sandi dalam keterangan di Denpasar, Jumat (6/3), menyampaikan penerbangan tersebut adalah EK369 yang berangkat menuju Dubai (DBX) pada Kamis (5/3) pukul 00.42 Wita kemarin dengan pesawat Airbus A380.

Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pertama Emirates dari Denpasar ke Dubai setelah penutupan ruang udara dan dampak konflik Timur Tengah antara AS-Israel dengan Iran.

Kabar baik berlanjut karena kedatangan internasional dari Dubai ke Denpasar juga kembali beroperasi.

“Adapun pada Jumat sore tadi, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani kedatangan Emirates dengan nomor penerbangan EK368 dari Dubai, penerbangan yang menggunakan pesawat Airbus A380 tersebut mendarat di Bali pada pukul 16.30 Wita,” ujar Eka Sandi.

Ia memastikan pengelola bandara terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak maskapai terdampak untuk memantau situasi operasional terkini sebab belum semua penerbangan internasional rute Timur Tengah dibuka.

Jika dihitung sejak 28 Maret 2026 lalu, terdapat 64 jadwal penerbangan internasional yang batal terbang, terdiri dari 34 keberangkatan dan 30 kedatangan. Penerbangan tersebut adalah maskapai Qatar Airways untuk rute Doha-Denpasar/Denpasar-Doha, Emirates rute Dubai-Denpasar/Denpasar Dubai, serta Etihad rute Abu Dhabi-Denpasar/Denpasar Abu Dhabi.

Atas pembatalan penerbangan tersebut sebanyak 8.187 penumpang keberangkatan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai terdampak.

Namun, Eka Sandi memastikan penanganan terhadap seluruh penumpang tersebut sudah dilaksanakan sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai.

Bandara I Gusti Ngurah Rai juga telah mengantisipasi rencana pengaturan parkir dari pesawat yang penerbangannya terdampak, dengan kini dialokasikan untuk empat pesawat udara dari tiga maskapai.

“Kami turut menyediakan area pelayanan help desk maskapai dan melakukan koordinasi dengan Kantor Imigrasi untuk penyediaan konter pelayanan imigrasi untuk pengurusan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) bagi penumpang terdampak,” kata dia.

Untuk area pelayanan help desk dan konter pelayanan keimigrasian tersebut berlokasi di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional.

Pihak bandara tetap mengimbau calon penumpang pesawat udara agar terus berkomunikasi dengan maskapai penerbangan untuk pembaharuan informasi jadwal penerbangan. (Ant/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya