Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Pekalongan Fadia Arafiq terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK, Selasa (3/3). Daftar harta kekayaan Fadia Arafiq ikut disorot yang berjumlah Rp86.703.030.547 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dilaporkan pada 29 Maret 2024/Periodik - 2023. Harta kekayaan bupati pekalongan dalam laporan LHKPN didominasi tanah dan bangunan.
Bupati Pekalongan dua periode Fadia Arafiq yang telah menyelesaikan pendidikan SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat, SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat, SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur, S1 Manajemen Universitas AKI Semarang dan S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang serta S3 UNTAG Semarang diketahui Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan dan Ketua KNPI Jawa Tengah periode 2016-2021.
Dalam kancahnya di panggung politik, sebelum menjabat Ketua KNPI Jawa Tengah periode 2016-2021 dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan pada periode yang sama, Fadia Arafiq maju dalam Pilkada Kabupaten Pekalongan dan terpilih sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Bupati Pekalongan Amat Antono.
Usai masa jabatannya sebagai Wakil Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq kemudian maju sebagai Bupati Pekalongan berpasangan dengan H. Riswadi dan berhasil menang untuk masa jabatan periode 2021–2024, dilanjutkan dengan memenangi Pilkada periode 2025-2030 berpasangan dengan Sukirman.
Pada periode kedua sebagai Bupati Pekalongan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dilaporkan pada 29 Maret 2024/Periodik - 2023, harta kekayaan Fadia Arafiq tercatat capai Rp86.703.030.547 sebagian besar berbentuk tanah dan bangunan mencapai Rp74.290.000.000.
1.Tanah Seluas 2720 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp2.040.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/55 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp1.500.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 180 m2/162 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp3.500.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 2.25 m2/2.25 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI Rp2.400.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 2.84 m2/2.84 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI Rp3.800.000.000
6. Tanah dan Bangunan Seluas 800 m2/500 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp5.000.000.000
7. Tanah dan Bangunan Seluas 489 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA SEMARANG , HASIL SENDIRI Rp 7.000.000.000
8. Tanah Seluas 200 m2 di KAB / KOTA BADUNG, HASIL SENDIRI Rp3.500.000.000
9. Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp5.000.000.000
10. Tanah Seluas 1900 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp1.900.000.000
11. Tanah Seluas 1900 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp1.900.000.000
12. Tanah Seluas 1420 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp3.550.000.000
13. Tanah Seluas 599 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp2.500.000.000
14. Tanah Seluas 7330 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp2.500.000.000
15. Bangunan Seluas 0 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp500.000.000
16. Bangunan Seluas 0 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp350.000.000
17. Tanah Seluas 121 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp325.000.000
18. Tanah Seluas 76 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp700.000.000
19. Tanah dan Bangunan Seluas 76 m2/120 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp700.000.000
20. Tanah Seluas 10 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp125.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin Rp1.180.000.000
1. MOBIL, HYUNDAI MINIBUS Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp200.000.000
2. MOBIL, ALPHARD ALPHARD X A/T 2.4 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp980.000.000
C. Harrta Bergerak lainya Rp3.020.000.000
D. Surat Berharga Rp. ----
E. Kas dan Setara kas Rp10.897.466.986
F. Harta lainnya Rp. ----
Sub Total Rp. 89.387.466.986
III. Hutang Rp2.684.436.439
IV. Total Harta Kekayaan (II-III) Rp.86.703.030.547
(H-4)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai penangkapan sembilan kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah belakangan ini bukan sekadar perkara hukum.
OTT KPK terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bukan hanya menyoroti dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, tetapi juga mengungkap besarnya total kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp85,62 miliar, berdasarkan LHKPN terakhir yang disampaikan pada Maret 2025.
Herdiansyah menekankan bahwa seorang politisi seharusnya menempuh karier dari bawah untuk diasah cara berpikirnya, termasuk pengetahuan terkait praktik politik.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel usaha salon, restoran, hingga sejumlah mobil di rumah dinas yang diduga milik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
Zaenur juga mengkritik kondisi internal partai politik saat ini yang dinilainya sebagai institusi paling tidak demokratis dalam sistem demokrasi Indonesia.
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengatakan OTT Bupati Pekalongan harus jadi pelajaran bagi pemimpin daerah lain di Jateng.
Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menjalani pemeriksaan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa.
KPK bantah klaim Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang mengaku tak paham aturan hukum karena latar belakang penyanyi dangdut.
KPK kembali melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di lingkungan Kantor Setda Kabupaten Pekalongan Jumat (6/3) siang terkait kasus korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
KPK ungkap peran anak Bupati Pekalongan dalam intervensi proyek. Simak modus PT RNB milik keluarga Fadia Arafiq dalam memonopoli proyek daerah.
KPK agendakan pemeriksaan suami (Anggota DPR) dan anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait aliran dana korupsi Rp19 miliar dan PT Raja Nusantara Berjaya.
KPK banjir dukungan warga usai menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan korupsi proyek outsourcing senilai Rp46 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved