Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH penambahan keterampilan baru pada peserta didik harus konsisten direalisasikan sebagai bagian dari sistem pendidikan yang adaptif. Tanpa itu, lulusan berisiko tidak relevan dengan kebutuhan industri yang bergerak cepat.
“Tenaga kerja yang mampu menjawab pesatnya perkembangan industri saat ini sangat dibutuhkan untuk mengakselerasi pertumbuhan. Dibutuhkan sistem pendidikan adaptif yang menghasilkan sumber daya manusia (SDM) terampil dan mampu menjawab tantangan tersebut,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2).
Peringatan itu menguat setelah Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pekan lalu mengungkapkan bahwa 59% pekerja di dunia membutuhkan keterampilan baru agar tetap sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.
Perubahan teknologi dan dinamika ekonomi global membuat peta kebutuhan tenaga kerja ikut bergeser, dari pekerjaan rutin ke peran yang menuntut kompetensi baru.
Menurut Lestari, situasi tersebut harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan agar SDM yang tersedia memiliki kompetensi yang benar-benar dibutuhkan dunia usaha.
Rerie, sapaan akrab Lestari, menilai pergeseran kebutuhan industri mendorong tumbuhnya sektor-sektor baru, mulai dari ekonomi digital dan kreatif, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), hingga ekonomi berkelanjutan. Karena itu, institusi pendidikan harus lebih cepat menanamkan kemampuan yang relevan dengan arah perubahan tersebut.
“Kalau kebutuhan industri berubah, kurikulum dan penguatan keterampilan peserta didik tidak boleh berjalan di tempat,” tegasnya.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah bersama masyarakat dapat mempercepat realisasi sistem pendidikan adaptif yang mampu menjawab kebutuhan industri di tanah air, demi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kuat ke depan. (RO/Z-10)
RUU PPRT resmi jadi inisiatif DPR RI pada 12 Maret 2026. Lestari Moerdijat tegaskan pentingnya UU PPRT untuk perlindungan pekerja dan kepastian hubungan kerja.
Lestari mengingatkan bahwa tantangan mudik tahun ini semakin kompleks, terutama dengan adanya ancaman krisis iklim yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat.
Lestari Moerdijat soroti pentingnya kebijakan struktural bagi kesetaraan perempuan di IWD 2026. Simak data kesenjangan gender dan perlindungan perempuan terbaru.
Lestari Moerdijat dorong kolaborasi Kemenkes dan Kemendikdasmen untuk skrining kesehatan mental siswa guna atasi ancaman gangguan jiwa generasi muda.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya memperluas partisipasi perempuan di bidang STEM sebagai strategi meningkatkan inovasi, daya saing, dan pembangunan SDM Indonesia.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai kebijakan pemerintah menunda akses akun digital, termasuk media sosial, bagi anak di bawah usia 16 tahun merupakan langkah penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved