Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi I DPR RI Utut Adianto angkat bicara soal iuran 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16,8 triliun. Isu itu mencuat setelah Indonesia memutuskan untuk masuk Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Utut Adianto menjelaskan iuran 1 miliar dolar AS untuk menjadi anggota Dewan Perdamaian untuk Gaza tidak masuk dalam anggaran negara. Meskipun demikian, ia mengatakan uang itu bisa diambil dari pembiayaan lainnya yang sesuai aturan.
"APBN itu digetok tanggal 23 September tahun lalu. Ketika digedok 187,1 triliun, tentu tidak ada itu (iuran 1 miliar dolar AS)," ujar Utut Adianto
Ia menyebut bahwa iuran 1 miliar dolar AS untuk bergabung Dewan Perdamaian dapat disebut sebagai national pride atau kebanggan nasional apabila anggarannya diambil dari sumber pembiayaan yang sah.
"Kalau memang ada sumber-sumber pembiayaan yang bisa dipertanggungjawabkan, tentu ini bagian dari national pride," ucap dia.
Menurutnya Indonesia dapat diuntungkan terlepas dari iuran 1 miliar dolar AS yakni pemerintah mendapatkan dukungan seperti Training of Trainer dan alat-alat apabila masuk dalam Dewan Perdamaian.
Sebelumnya, juru bicara Kemlu Vahd Nabyl A. Mulachela menyatakan, iuran 1 miliar dolar AS untuk masuk Dewan Perdamaian bersifat sukarela.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan Indonesia tidak perlu membayar iuran 1 miliar dolar AS untuk keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza.
Isu itu mencuat saat negara-negara anggota Dewan Perdamaian disebut diminta untuk membayar lebih dari 1 miliar dolar AS (Rp16,82 triliun) untuk hak keanggotaan permanen.
“Pada dasarnya kontribusi anggaran tersebut bersifat sukarela, dan tanpa iuran pun tetap bisa menjadi anggota Dewan Perdamaian,” kata Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela, pekan lalu.
Indonesia, ujar dia, melihat Dewan Perdamaian sebagai mekanisme sementara untuk menghentikan kekerasan dan melindungi warga sipil di Jalur Gaza setelah dua tahun menderita akibat agresi Zionis Israel. (Ant/H-4)
Menlu Sugiono mengatakan Indonesia tak membayar uang setoran anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian sebesar 1 Miliar Dolar AS. Indonesia, ujar dia mengirimkan pasukan perdamaian.
urbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran yang digunakan untuk iuran 1 miliar dolar AS untuk keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza bisa diambil dari apbn
MENTERI Luar Negeri (Menlu), Sugiono menjelaskan soal iuran 1 miliar dolar AS atau setara Rp16,82 triliun untuk keanggotaan Dewan Keamanan bukan membership fee
KETUA Komisi 1 DPR RI Utut Adianto menegaskan iuran 1 miliar dolar AS oleh Indonesia untuk masuk Dewan Perdamaian Gaza tidak diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini mengingatkan pemerintah bahwa serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran memicu eskalasi konflik di Timur Tengah.
KOMISI I DPR RI menilai tawaran Indonesia untuk berperan sebagai juru runding dalam Perang AS-Israel vs Iran merupakan implementasi konkret politik luar negeri bebas aktif.
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi serangan antara Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran.
ANGGOTA Komisi I DPR RI Oleh Soleh, mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap berani di kancah internasional dengan menyuarakan sanksi tegas terhadap AS dan Israel.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan keputusan Indonesia mengambil peran sebagai Wakil Komandan dalam Pasukan Stabilisasi Internasional di Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved